Korem 012/Teuku Umar dan Pemda Aceh Barat Bangun Kembali Jembatan

  • 18 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID Meulaboh : Personil TNI Korem 012/Teuku Umar Meulaboh berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membangun kembali jembatan gantung rangka besi yang hancur akibat hantaman kapal tongkang pengangkut emas yang terjadi tahun lalu.

Jembatan sepanjang 110 meter tersebut menghubungkan antara Desa Kajeung dan Desa Tungkop, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, sebab Pembangunan kembali jembatan ini menjadi prioritas mengingat perannya sebagai akses vital masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Komandan Korem 012/TU Kolonel infanteri Windarto S.Sos. M.M, Rabu 18 Februari 2026 mengatakan bahwa pascabencana alam, Korem 012/TU Meulaboh telah membangun 37 unit jembatan di wilayah pantai barat selatan Aceh. Pembangunan tersebut meliputi jembatan Bailey dan jembatan gantung rangka besi, baik bersifat sementara maupun permanen.

“Selain pembangunan jembatan, kami juga telah membangun 14 unit MCK yang tersebar di kabupaten/kota wilayah pantai barat selatan Aceh, terutama di daerah terdampak bencana alam banjir yang terjadi pada akhir bulan November 2025 lalu ” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem menjelaskan bahwa pihaknya juga telah membangun 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat terdampak bencana yang telah dilakukan melalui proses verifikasi lapangan, pembangunan sumur bor di 12 titik turut direalisasikan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Tidak hanya itu, pembangunan rumah hunian sementara (huntara) juga diprioritaskan bagi warga terdampak bencana alam banjir, akibat tergerus erosi air sungai.

Kegiatan bakti sosial (baksos) TNI pascabencana dilaksanakan langsung oleh prajurit Korem 012/ TU Meulaboh pada masing-masing kabupaten/kota wilayah pantai barat selatan Aceh, termasuk di Kodim 0105 Aceh Barat dalam teritorial Korem 012/TU.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., menyampaikan bahwa sebanyak 12 unit rumah hunian sementara telah dibangun di Kabupaten Aceh Barat, Untuk akses jalan di Kecamatan Pante Ceureumen, terutama di sejumlah desa atau gampong, kini telah kembali normal dan dapat dilalui, termasuk jaringan listrik yang telah pulih sepenuhnya.

“Semua ini berkat kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, TNI, PLN, dan masyarakat yang saling bersinergi dan mendukung,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Dandim 0105 Aceh Barat,Letkol Infanteri, S. Kembaren menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial oleh prajurit Kodim 0105/Aceh Barat dipercepat dilakukan siang dan malam, demi percepatan penyelesaian jembatan gantung rangka besi tersebut, sebelum bulan puasa ramadhan

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata TNI manunggal bersama rakyat, dan Keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari sinergitas kolaborasi yang erat antara pemerintah kabupaten, masyarakat, dan TNI,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....