Menkomdigi Dorong QRIS dan DEFA Perkuat Ekonomi ASEAN
- 21 Jan 2026 14:47 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Swiss - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, menegaskan integrasi digital menjadi kunci utama peningkatan daya saing ASEAN di tengah persaingan ekonomi global yang semakin ketat. Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 yang berlangsung di Davos, Swiss.
Dalam kesempatan itu, Indonesia mendorong penguatan sistem pembayaran lintas negara melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta percepatan implementasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Menurut Meutya, langkah tersebut penting untuk membangun ekosistem ekonomi digital kawasan yang saling terhubung, tepercaya, dan berkelanjutan. Ia menyebutkan, QRIS saat ini telah terintegrasi dengan sejumlah negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.
“QRIS telah terhubung dengan beberapa mitra di kawasan. Hal ini mampu mengurangi hambatan transaksi, menekan biaya, serta memperluas akses ke pasar regional. Secara lebih luas, digitalisasi juga mendorong peningkatan produktivitas,” ujar Meutya Hafid dalam WEF Fireside Keynote: New Pathways ASEAN Growth & Productivity, Selasa, 20 Januari 2026.
Meutya menilai ASEAN berada pada momentum strategis untuk melangkah dari integrasi digital yang masih parsial menuju ekosistem kawasan yang utuh, interoperabel, dan berdaulat. Ia menegaskan, DEFA menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan standar digital antarnegara.
“DEFA menyediakan platform untuk memungkinkan layanan digital lintas negara, mengurangi fragmentasi, serta memberikan kepastian regulasi bagi pelaku usaha di kawasan,” katanya.
Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa keberadaan DEFA menjadi sinyal kuat bahwa ASEAN serius membangun integrasi digital dan tidak sekadar menjadi pengikut dalam arus transformasi global. “ASEAN memiliki Digital Economy Framework Agreement yang menegaskan komitmen kawasan untuk membangun integrasi digital yang kuat,” ucapnya.
Menutup pernyataannya, Meutya Hafid menyampaikan kesiapan Indonesia untuk terus bekerja sama dengan seluruh negara ASEAN serta mitra global agar transformasi digital kawasan dapat berjalan cepat, aman, dan inklusif. “Kami percaya ASEAN mampu bersaing secara global dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh negara anggota,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....