Pemkab Aceh Jaya Gelar Peusijuk dan Lepas JCH 2026

  • 04 Mei 2026 19:45 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Calang - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya menggelar prosesi tepung tawar atau peusijuk sekaligus pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan tradisi adat masyarakat Aceh sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh jemaah diberikan keselamatan, kesehatan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah haji.

Sebanyak 60 orang JCH asal Aceh Jaya secara resmi dilepas dalam kegiatan tersebut. Para jemaah tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 3, kloter 9, kloter 10, kloter 13, dan kloter 14, sesuai jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara ibadah haji.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta keluarga para jemaah. Suasana haru tampak mewarnai prosesi saat para JCH berpamitan dengan keluarga.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, saat memberikan kata sambutannya pada prosesi tepung tawar atau peusijuk sekaligus pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026 di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Senin, 4 Mei 2026. Foto Kankemenhaj Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua umat Islam mendapat kesempatan untuk menunaikannya.

“Prosesi peusijuk ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang sarat makna sebagai simbol doa, restu, dan harapan dari keluarga, masyarakat, serta pemerintah daerah. Melalui peusijuk ini kita memohon agar seluruh jemaah diberikan keselamatan dalam perjalanan, kesehatan dalam menjalankan ibadah, serta kemudahan hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah,” ujarnya.

Safwandi juga mengingatkan para jemaah agar menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan lancar, khusyuk, serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah.

Pemberian bungong Jaro secara simbolis dari bupati Aceh Jaya kepada Jemaah Calon Haji Aceh Jaya, Senin 4 Mei 2026. Foto Kankemenhaj Aceh Jaya

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Jaya, Alfaizin, mengimbau para jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik, terutama menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan hingga selama menjalankan ibadah.

“Kami berharap jemaah fokus beribadah, menjaga kesehatan karena adanya perbedaan iklim, serta mengikuti panduan manasik dengan baik dan benar,” katanya.

Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga nama baik daerah dan negara selama berada di Tanah Suci.

Pelepasan JCH Aceh Jaya tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk doa dan dukungan pemerintah daerah kepada para jemaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta selamat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....