Go International! Balqis dan Syarifah Bawa Medali Dari Olimpiade di Malaysia

  • 18 Sep 2026 22:58 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Panggung internasional di Terengganu, Malaysia, menjadi saksi keberanian pelajar Aceh Barat menguji kemampuan di tengah persaingan peserta dari sejumlah negara. Dua di antaranya, Balqis Sabilah Musaddiq dan Syarifah Nasyrah Oulia, pulang membawa medali setelah berkompetisi dalam ajang olimpiade internasional pada September 2026.

Balqis Sabilah Musaddiq, siswi MAN 1 Aceh Barat, berhasil meraih medali emas kategori Public Speaking. Sementara Syarifah Nasyrah Oulia, siswi SMAN 1 Woyla Barat, membawa pulang medali perak kategori Mathematics.

Capaian keduanya menjadi bagian dari prestasi delegasi Aceh Barat yang secara keseluruhan membawa pulang 18 medali dari kompetisi internasional di Terengganu, terdiri atas tiga medali emas, delapan perak dan tujuh perunggu. Kompetisi tersebut diikuti sekitar 545 peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand dan Kamboja.

Bagi Balqis, medali emas tidak datang secara instan. Ketertarikannya terhadap Bahasa Inggris dan public speaking telah tumbuh sejak usia sekolah. Ia bahkan memanfaatkan masa libur untuk memperdalam kemampuan Bahasa Inggris di Kampung Inggris, Jawa Timur.

“Dari kecil sudah ngomong Bahasa Inggris di rumah sama Mama. Terus pas SMP sudah mulai sadar kalau Bahasa Inggris ini penting,” ujar Balqis saat berbincang dalam program Sore Ceria RRI Meulaboh.

Tidak hanya kemampuan berbahasa, Balqis juga harus berhadapan dengan tantangan membagi waktu. Sebagai siswi kelas 12, ia tetap harus mempersiapkan berbagai kebutuhan akademik, mengikuti les, sekaligus berlatih untuk kompetisi.

Menurut Balqis, kemampuan mengatur waktu menjadi salah satu kunci agar berbagai tanggung jawab tersebut dapat berjalan beriringan.

Tantangan lain justru muncul ketika ia berdiri di hadapan juri dalam kompetisi Public Speaking. Balqis mengaku sempat gugup setelah menyaksikan penampilan peserta lain yang menurutnya sangat baik.

Namun, ia mengingat pesan guru yang memintanya tetap tenang, memahami materi, dan mengatur pernapasan sebelum tampil.

“Bawaan Balqis santai saja, pahami materinya, terus tarik napas, Bismillah dulu,” katanya mengingat pesan gurunya.

Dalam kompetisi tersebut, Balqis membawakan materi bertema good governance. Ia tampil sekitar empat menit 30 detik dari batas waktu lima menit dan menyelesaikan penampilannya dengan lancar.

Sementara itu, pengalaman Syarifah di bidang matematika memiliki cerita berbeda. Ia mengaku baru mulai menyukai matematika ketika duduk di bangku SMA. Ketertarikan itu tumbuh salah satunya karena cara guru menyampaikan materi yang membuat pelajaran tersebut terasa lebih menarik.

Syarifah kemudian melanjutkan latihan secara mandiri, termasuk memanfaatkan tutorial pembelajaran di YouTube. Menjelang seleksi, ia juga mendapatkan materi latihan dari sekolah.

Menariknya, persiapan intensif Syarifah untuk seleksi hanya berlangsung sekitar tiga hari. Meski demikian, ia memilih tetap fokus dan konsisten belajar.

Di Terengganu, tantangan semakin besar. Tes matematika yang dijalani Syarifah terdiri dari 12 soal dengan waktu sekitar 12 menit, atau rata-rata satu menit untuk setiap soal. Peserta harus menyelesaikan soal sekaligus memanfaatkan waktu untuk memeriksa kembali jawabannya.

“Lebih ke konsisten belajar,” kata Syarifah ketika ditanya mengenai kunci persiapannya.

Medali perak yang diraih Syarifah bahkan menjadi kejutan tersendiri. Ia mengaku awalnya mengikuti kompetisi lebih untuk mencari pengalaman.

“Saya tidak sangka ternyata dapat,” ujarnya.

Kisah Balqis dan Syarifah menunjukkan bahwa prestasi internasional tidak selalu lahir dari jalan yang sama. Ada yang telah lama menekuni bidangnya, ada pula yang justru menemukan potensi setelah mencoba sesuatu yang sebelumnya tidak terlalu disukai.

Bagi keduanya, keberanian untuk mencoba, konsistensi belajar, dukungan lingkungan dan kemauan memberikan kemampuan terbaik menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju panggung internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....