Panduan Beternak Ayam Kampung untuk Pemula
- 13 Jun 2026 19:48 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Memulai usaha ternak ayam kampung bisa jadi pilihan penghasilan menjanjikan. Modalnya nggak harus besar, bisa dimulai dari pekarangan rumah. Kuncinya ada di persiapan kandang, pemilihan bibit, pakan, dan kebersihan.
Beternak ayam kampung di pekarangan rumah kini jadi alternatif untuk mencukupi kebutuhan pangan sekaligus tambah penghasilan. Pemula bisa mulai budidaya ini dengan 7 langkah penting agar populasi ayam tumbuh sehat dan cepat berkembang :
1. Menentukan Lokasi Kandang
Pilih lokasi yang cukup luas dan sirkulasi udara bagus. Idealnya jauh dari pemukiman padat biar nggak ganggu tetangga. Lokasi tenang bikin ayam nggak mudah stres, tumbuh lebih sehat.
2. Menyiapkan Kandang Sederhana Tapi Kokoh
Nggak perlu mewah. Kandang bambu atau kayu bisa dipakai asal kokoh dan aman dari predator seperti tikus atau kucing. Pastikan lantai panggung 30-40 cm dari tanah dan alasnya mudah dibersihkan. Sekam padi setebal 5 cm bisa jaga kandang tetap kering.
3. Memilih Bibit Berkualitas
Bibit menentukan hasil ternak. Pilih anakan yang aktif, bulu bersih mengkilap, mata cerah, dan nggak ada tanda sakit. Untuk pemula, beli bibit umur 1 bulan lebih aman dari DOC umur sehari. Beli dari peternak tepercaya buat tekan risiko kematian di awal.
4. Berikan Pakan Berkualitas dan Bergizi
Pakan faktor utama pertumbuhan. Pakai pakan pabrikan atau campur bahan alami seperti jagung giling, dedak, tambah sumber kalsium dari kulit kerang giling atau keong sawah rebus 2 kali seminggu biar cangkang telur kuat.
5. Jaga Kebersihan Kandang Rutin
Kandang kotor sama dengan sumber penyakit. Bersihkan kotoran 2-3 hari sekali. Ganti alas sekam jika sudah bau amoniak. Semprot kandang pakai disinfektan alami seperti air kapur atau EM4 seminggu sekali. Lingkungan bersih bikin ayam sehat dan pertumbuhan optimal.
6. Lakukan Vaksinasi Meski Ayam Kampung Tahan
Ayam kampung memang lebih kebal, tapi vaksinasi tetap penting cegah penyakit menular seperti tetelo atau ND yang bisa habisin seisi kandang. Vaksin ND tetes bisa dibeli di Puskeswan seharga Rp15.000 untuk 50 ekor. Teteskan ke mata saat umur 4 hari, ulang tiap 3 bulan.
7. Berikan Ruang Gerak Cukup
Beda dengan ayam petelur, ayam kampung lebih bagus diumbar atau kandang tanpa sekat. Umbar 2-3 jam sore hari biar ayam aktif bergerak. Ayam yang aktif kualitas dagingnya lebih baik, padat, dan harga jual tinggi.
Dengan perawatan tepat, ayam kampung pedaging siap panen 1 kg di umur 3 bulan. Indukan mulai bertelur di umur 5-6 bulan dengan produksi 4-5 butir per minggu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....