Eksistensi Perempuan di Ruang Publik dan Kekuatan Personal Branding

  • 06 Apr 2026 18:59 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Eksistensi perempuan di ruang publik saat ini tidak lagi sekadar kehadiran fisik. Lebih dari itu menjadi sebuah perjuangan membangun posisi strategis yang menyeimbangkan karir profesional, peran dalam organisasi, dan personal branding.

Hal ini disampaikan oleh narasumber program talkshow sore ceria yaitu Novira Sukmarita anggota dari organisasi SVARA (atau Svara.org) adalah organisasi non-pemerintah (NGO/OMS) yang aktif di Aceh. Lembaga ini bergerak dalam isu sosial, pendidikan, serta kemanusiaan, termasuk penanganan pascabencana dan pendampingan masyarakat.

Vira mengatakan, di era digital yang semakin inklusif, eksistensi perempuan di ruang publik tidak lagi hanya terbatas pada kehadiran fisik, melainkan sejauh mana suara dan pengaruh mereka mampu menciptakan perubahan. tantangan terbesar bagi perempuan saat ini adalah menavigasi diri di antara tuntutan karir organisasi yang struktural dan kebutuhan membangun personal branding yang autentik.

Dalam konteks sebuah organisasi, keterlibatan perempuan sering kali masih terbentur pada beban ganda dan stereotip gender di lingkungan kerja. Namun, organisasi modern kini mulai menyadari bahwa keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan adalah kunci kemajuan.

"Perempuan di organisasi bukan hanya pengisi kuota. Mereka membawa perspektif empati dan ketangguhan yang berdampak berkelanjutan bagi komunitas," ujarnya

Di era digital saat ini personal branding sangat penting bagi perempuan untuk merebut ruang publik digital. Melalui platform media sosial saat ini , perempuan didorong untuk mengemas keahlian dan nilai-nilai pribadi mereka menjadi konten yang berpengaruh. Ujarnya

Personal branding bagi perempuan bukanlah tentang pencitraan semu, melainkan tentang, menunjukkan jati diri yang jujur, baik sebagai profesional maupun individu. Dan menggunakan media sosial dan platform audio untuk menyuarakan isu-isu penting secara konsisten. Ujarnya

Eksistensi perempuan di ruang publik adalah tentang keberanian untuk bertindak nyata dan tidak membatasi diri pada ruang yang selama ini disediakan oleh sistem patriarki.

Dengan dukungan platform digital dan ekosistem organisasi yang ramah gender, masa depan perempuan di ruang publik diprediksi akan semakin dominan, membawa perubahan signifikan bagi generasi mendatang menuju Indonesia Emas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....