Masih Ingat Lirik Lagu 'Ibu Kita Kartini', Begini Sejarahnya

  • 20 Apr 2024 22:20 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Jakarta: Lagu 'Ibu Kita Kartini' kerap diperdengarkan pada tanggal 21 April untuk menyemarakkan peringatan Hari Kartini. Berikut teks lirik lagu Ibu Kita Kartini lengkap dengan makna dan sejarahnya.

Diketahui lagu 'Ibu Kita Kartini' ditulis oleh pencipta lagu terkenal, yakni Wage Rudolf Supratman. Lagu wajib nasional ini berisi kisah perjuangan Raden Ajeng Kartini Djojo Adhinigrat atau RA Kartini dalam memperjuangkan pendidikan bagi para perempuan di masa penjajahan.

R.A. Kartini merupakan pahlawan wanita yang memiliki jasa besar bagi kaum perempuan Indonesia. Pahlawan yang lahir di Jepara pada 21 April 1879 itu adalah tokoh penggerak emansipasi perempuan.

Berikut Lirik lagu Ibu Kita Kartini

Ibu kita kartini

Putri sejati

Putri Indonesia

Harum namanya

Ibu kita kartini

Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya

Untuk merdeka

Reff:

Wahai ibu kita kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia

Ibu kita kartini

Putri jauh hari

Putri yang berjasa

Se Indonesia

Reff:

Wahai ibu kita kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia

Dilansir buku berjudul W.R Supratman: Guru Bangsa Indonesia oleh Lilis Nikhwan, ada latar belakang sejarah di balik lirik lagu 'Ibu Kita Kartini'. Diketahui terciptanya lagu tersebut terjadi saat Kongres Wanita Indonesia I yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928.

Saat Kongres dilaksanakan, perjuangan wanita kelahiran Jepara, Raden Ajeng Kartini disorot. Terlebih tulisan-tulisannya yang dimuat dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang) yang disusun seorang Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, J.H Abendanon menyita perhatian.

Buku tersebut diterbitkan pada tahun 1911 dengan Bahasa Belanda, sehingga banyak warga pribumi yang saat itu kesulitan membacanya. Pada tahun 1912, buku tersebut kemudian diterbitkan dalam bahasa melayu dan diberi judul " Habis Gelap Terbitlah Terang; Boeah Pikiran".

Dari situlah rasa penasaran seorang WR Supratman dimulai. Ia pun membaca buku tersebut dan memutuskan menciptakan lagu Ibu Kita Kartini. (Puspem/ Rifki).


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....