Kostum Merah Putih, Warga Mendadak Jadi Fashion Stylist

  • 14 Agt 2026 14:42 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - iapa bilang menjadi fashion stylist harus punya studio, koleksi pakaian mahal, atau paham tren mode dari ujung kepala sampai ujung kaki? Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga justru bisa mendadak punya profesi baru: meracik kostum merah putih agar tampil paling unik saat perayaan 17 Agustus.

Bukan sekadar soal memakai baju berwarna merah dan putih, kreativitas warga dalam memilih dan memadukan pakaian kini ikut menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan. Kaos, kemeja, rok, celana, hijab, aksesori hingga pakaian bernuansa tradisional dapat dipadukan menjadi kostum yang menarik, sesuai karakter masing-masing.

Fenomena tersebut semakin terlihat dari banyaknya pilihan kostum pawai dan outfit bertema kemerdekaan yang bermunculan menjelang 17 Agustus 2026. Sejumlah warga, komunitas, sekolah hingga lingkungan RT dan RW berlomba menghadirkan penampilan yang kompak sekaligus berbeda. Kostum bahkan tidak selalu harus dibuat baru, karena pakaian yang sudah ada di lemari bisa dikreasikan kembali dengan sentuhan merah putih.

Bagi sebagian warga, proses memilih kostum justru menjadi keseruan tersendiri. Ada yang cukup mengenakan kaos merah dengan celana putih, memadukan kemeja putih dengan bawahan merah, atau menambahkan aksesori bernuansa kemerdekaan. Ada pula yang memilih memasukkan unsur budaya lokal agar penampilan tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki karakter Indonesia.

Tren busana merah putih juga mulai berkembang menjadi bagian dari ekspresi diri. Pada perayaan kemerdekaan sebelumnya, berbagai pilihan outfit merah putih ditawarkan dengan gaya yang lebih modern, mulai dari pakaian kasual hingga busana muslim. Padu padan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan melalui gaya berpakaian yang sesuai selera dan kenyamanan masing-masing.

Warna merah dan putih sendiri bukan sekadar pilihan estetika. Kajian dalam Kajian Moral dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Surabaya menyebut penggunaan simbol merah putih dalam aktivitas komunitas dapat menjadi bentuk ekspresi identitas nasional. Merah dan putih merupakan warna bendera Indonesia yang memiliki makna simbolis dalam konteks nasionalisme.

Karena itu, kreativitas dalam membuat kostum 17 Agustus sebenarnya bukan hanya tentang siapa yang paling modis atau paling mencolok. Di balik pakaian yang dikenakan, terdapat semangat kebersamaan, kreativitas, dan keinginan untuk ikut memeriahkan hari kemerdekaan.

Menariknya, urusan kostum juga bisa menjadi ruang kolaborasi kecil di lingkungan masyarakat. Anak muda bisa membantu memilih konsep, ibu-ibu mengutak-atik bahan yang tersedia di rumah, sementara bapak-bapak mungkin kebagian tugas mencari aksesori atau membantu menyiapkan perlengkapan pawai. Dari urusan pakaian, lahirlah aktivitas bersama yang membuat suasana kampung semakin hidup.

Pada akhirnya, kemerdekaan tidak harus selalu dirayakan dengan sesuatu yang mahal. Satu kaos merah, satu celana putih, sedikit kreativitas, dan kekompakan warga sudah cukup untuk membuat suasana 17 Agustus terasa berbeda. Sebab, ketika Merah Putih mulai dikenakan dari ruang tamu hingga jalanan kampung, setiap warga sebenarnya sedang menunjukkan caranya sendiri untuk ikut merayakan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....