Asrama Jadi Ruang Praktik, Siswa Ruhul Qurani Terbiasa Berbahasa Inggris

  • 13 Agt 2026 16:15 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Lingkungan yang mendukung menjadi salah satu kunci dalam membangun keberanian berbahasa Inggris. Bagi siswa di sekolah berasrama, rutinitas yang padat justru dapat menjadi ruang praktik untuk menggunakan bahasa Inggris secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pengalaman tersebut dibagikan siswa Ruhul Qurani, Dina Andriana dan Hanin Nasywa Syakira, dalam program English Corner Pro 2 RRI Meulaboh bertema “Daily Activities at Boarding School”. Keduanya merupakan siswi kelas XI.A yang menjalani aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari di lingkungan asrama.

Dina mengatakan, kehidupan di boarding school membuat siswa terbiasa menjalani berbagai aktivitas sejak pagi hingga malam. Kondisi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris melalui kegiatan yang mereka lakukan.

Di lingkungan Ruhul Qurani, penggunaan bahasa dilakukan melalui program bahasa yang diterapkan secara berkala. Dina menyebut terdapat periode khusus penggunaan bahasa Arab dan bahasa Inggris sehingga siswa memiliki kesempatan untuk membangun kebiasaan berkomunikasi.

Kebiasaan tersebut membuat penggunaan bahasa Inggris tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

“Kalau misalnya kita mau start to learning English, mulai dari benda-benda sekitar kita dulu,” kata Dina.

Menurutnya, siswa dapat memulai dari benda-benda yang ada di asrama, rumah, maupun lingkungan sekitar. Dengan cara tersebut, proses belajar terasa lebih dekat dengan kehidupan dan tidak terbatas pada materi pembelajaran formal.

Hanin Nasywa Syakira juga membagikan pengalamannya dalam membangun kemampuan bahasa Inggris. Ia mengaku sejak kecil terbiasa mendapatkan dukungan dari keluarga untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Kebiasaan tersebut kemudian membantunya semakin percaya diri dalam berbicara.

Namun, menurut Hanin, seseorang yang ingin belajar bahasa Inggris tidak harus menunggu memiliki keluarga atau lingkungan yang fasih berbahasa Inggris. Hal terpenting adalah berani berbicara dan tidak takut bertanya ketika menemukan kosakata atau ungkapan yang belum dipahami.

Pengalaman siswa tersebut diperkuat Nanda Aspuri, M.Pd., guru bahasa Inggris Ruhul Qurani. Ia menilai kemampuan bahasa Inggris tidak cukup dibangun hanya melalui hafalan dan teori.

Nanda menyebut, pelajar perlu menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari praktik sehari-hari. Bahkan, bagi mereka yang tidak memiliki teman berbicara, latihan dapat dilakukan dengan berbicara kepada diri sendiri di depan cermin atau membangun percakapan imajinatif.

Selain itu, film dan lagu berbahasa Inggris juga dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan mendengar, pelafalan, serta menambah kosakata. Nanda mencontohkan penggunaan film dengan subtitle bahasa Inggris sebagai salah satu media belajar yang dapat membantu pelajar memahami cara pengucapan dan susunan kalimat.

Kehidupan boarding school sendiri tidak selalu mudah. Dina mengakui aktivitas siswa cukup padat, mulai dari kegiatan sekolah hingga program malam. Kondisi tersebut terkadang membuat siswa merasa lelah dan merindukan keluarga.

Meski demikian, padatnya aktivitas juga melatih siswa mengatur waktu. Salah satu prinsip yang dibagikan Nanda adalah menyelesaikan pekerjaan ketika waktunya tiba agar berbagai tugas tidak menumpuk.

Bagi siswa, kehidupan di asrama pada akhirnya bukan hanya tentang belajar akademik, tetapi juga membangun kemandirian, kedisiplinan, kemampuan mengelola waktu, sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar bahasa.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris dapat tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Ketika lingkungan, keluarga, sekolah, dan kemauan pribadi berjalan bersama, bahasa Inggris tidak lagi sekadar mata pelajaran, tetapi menjadi keterampilan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....