Pagelaran Budaya RRI Meulaboh Segera Dimulai, Berikut Acaranya

  • 23 Okt 2025 16:23 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP-RRI) Meulaboh akan menyelenggarakan Pagelaran Budaya pada Sabtu (25/10/2025) malam. Acara brrlangsung di halaman Gedung RRI Meulaboh ini akan menampilkan beragam etnis dan komunitas lokal di pangung utama.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025. Pegelaran budaya tahun ini mengangkat tema "Harmoni Ragam Budaya, Mengukir Identitas Bangsa".

"Kegiatan ini akan menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan memperkuat rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia," ujar Ketua Panitia kegiatan, Jhon Nehroe SE.

Ia mengatakan pagelaran ini merupakan upaya pelestarian budaya sekaligus ajakan bagi generasi muda untuk tidak melupakan jati diri bangsa. “Pagelaran ini kami hadirkan sebagai bentuk pelestarian budaya bangsa, agar generasi muda tidak melupakan jati diri bangsanya,” ujarnya.

Ia juga mengutip peribahasa Aceh “Matee Aneuk Meupat Jeurat, Matee Adat Pat Tamita” yang berarti “Mati anak ada kuburannya, mati adat di mana kita cari.”

Menurutnya, pepatah ini menjadi pengingat penting bahwa ketika adat dan budaya suatu bangsa hilang, maka hilang pula identitas dan karakter masyarakatnya.

Pagelaran budaya tersebut akan menampilkan berbagai tarian daerah dari sejumlah sanggar dan sekolah, seperti Tarian Tabola Bale dan Kru Seumangat oleh Sanggar Meuligoe Barat, Tarian Wonderland oleh SLB Negeri Meulaboh, Tarian Minang, Kuda Lumping, Barongan, serta Tarian Mandarin oleh Natania dari komunitas Hakka.

Selain itu, pelajar dari SMA Negeri 1 Aceh Barat juga akan membacakan teks Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat persatuan pemuda tahun 1928 yang menjadi tonggak sejarah bangsa.

RRI Meulaboh mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Aceh Barat, untuk hadir menyaksikan acara tersebut. “Mari kita rayakan Hari Sumpah Pemuda dengan semangat kebersamaan, menjaga dan mencintai budaya kita sendiri,” tutup Jhon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....