Makna Lagu Tabola Bale Yang Goyang Istana

  • 17 Agt 2025 17:14 WIB
  •  Meulaboh

KBRN,Meulaboh : Lagu Tabola Bale berhasil menggoyang dan menghibur para tamu di Istana dalam rangkaian acara upacara penaikan bendera merah putih saat HUT ke-80 RI. Tabola Bale merupakan salah satu lagu viral yang dibawakan oleh Silet Open Up.

Lagu ini rilis di YouTube pada bulan April 2025 lalu dan video musiknya telah ditonton jutaan kali di YouTube. Banyak yang gunakan sebagai latar musik konten kreatif di media sosial baik Instagram ataupun TikTok.

Lagu "Tabola Bale" mempunyai keunikan karena diperkaya dengan perpaduan bahasa daerah yang kental. Yaitu dengan menggabungkan logat Timur, seperti Papua, Maluku, atau Flores, dengan bahasa Minang.

Dilansir RRI dari berbagai sumber, Lagu "Tabola Bale" yang dibawakan Silet Open Up dan Diva Aurel menjadi fenomena budaya. Lagu yang dirilis pada April 2025 itu menyebar luas dari platform media sosial hingga ke Istana.

Lagu "Tabola Bale" diputar sebagai bagian dari pertunjukan kesenian bertajuk "Bhinneka Tunggal Ika" di Istana Negara, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Bertepatan dengan HUT Ke-80 RI, lagu tersebut berhasil menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan.

Lagu ini berhasil membuat tamu undangan, termasuk Presiden Prabowo, ikut bergoyang di halaman Istana. Ini tentu menandai pencapaian luar biasa bagi sebuah lagu daerah.

Lantas, apa makna yang terkandung di dalam lagu Tabola Bale? Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah makna dan liriknya.

Lagu “Tabola Bale” menggambarkan kisah seorang pria yang terpesona pada seorang wanita yang telah ia kenal sejak kecil. Sang gadis yang dulu sederhana kini tumbuh menjadi sosok cantik dan menawan, hingga membuat si pria tak lagi mampu menyembunyikan perasaannya.

Perubahan penampilan wanita itu menimbulkan rasa kagum sekaligus gejolak dalam hati. Istilah “tabola-bale”, yang populer di wilayah Indonesia timur, digunakan untuk melukiskan kondisi batin yang gelisah, galau, sekaligus penuh rasa berbunga-bunga karena cinta.

Kaka tabola-bale lia Ade Nona e

Su makin manyala e, kaka hati susah e

Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan

Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan (hei!)

Lia Ade Nona makin gaga, bikin kaka jadi suka

Dulu Ade rambu kepang dua, sekarang rambu merah-merah

Kaka lia Ade tambah manis, pulang rantau dari mana?

Aduh, Ade Nona, jang talalu pasang gaya depan kaka

Kaka jadi jatoh e

Kaka tabola-bale lia Ade Nona e

Su makin manyala e, kaka hati susah e

Ade bikin kaka mete, tidur malam bola-bale

Sejak kaka lia Ade, aduh, Tuhan, ampun e

Ade lewat lorong depan rumah

Kaka jadi salting sampe mood berubah

Semangat tiba-tiba gara-gara Ade Nona

Ini bidadari Timur siapa yang punya?

Kaka lacak ko pu nama

Barang itu tra pake lama

Langsung tanya di ko pu Mama

Ternyata Ade Nona, ko pu nama Maimuna

Eh, Maimuna, eh, lucunya

Kaka harap bisa satu rumah

Kalau terima sa pu cinta

Kaka janji kita langsung nikah

Ondeh, Uda, janlah baitu bana

Denai ko indaklah nan sarupo itu

Dek hanyo takuik mancaliak Uda

Acok mabuak-mabuakan

Dulu denai lah suko mancaliak Uda bakawan

Raso-raso ko ado, tapi denai diamkan

Ah, wadaw-wadaw, ini anak gaga lai

Su bale Jawa, tambah bening aja lai

Gaya semakin beda, bibir merah-merah

Aduh, Mama, Mama, ini siapa punya anak?

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....