Dari Buperta Cibubur ke Negeri Jiran, Cerita Perjalanan Pramuka Aceh Barat

  • 29 Agt 2026 10:42 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Pramuka Kwarcab Aceh Barat Mengikuti Jamnas XII tahun 2026 didi Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, sejak 14 hingga 20 Agustus 2026
  • Peserta Jamnas Kwarcab Aceh Barat di bawah Pimpinan Ketua Harian Zulkifli Andi Govi membawa peserta Tour Edukasi ke Malaysia

RRI.CO.ID, Meulaboh – Lelah mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, sejak 14 hingga 20 Agustus 2026, tidak menyurutkan semangat anak-anak Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Aceh Barat.

Perjalanan panjang mereka justru berlanjut dengan pengalaman baru. Sebelum kembali ke Aceh Barat, kontingen bersama anak-anak Pramuka mengikuti tour edukasi wisata ke Negara Malaysia pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Perjalanan ke Negeri Jiran menjadi penutup rangkaian perjalanan yang penuh pengalaman bagi para peserta Jamnas XII. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wahana edukasi di luar negeri, memperkenalkan anak-anak Pramuka pada lingkungan, budaya dan kehidupan masyarakat negara tetangga.

Pramuka Kwarcab Aceh Barat foto bersama Anggota Komisi VII DPR RI HT Zulkarnaini fi Gedung DPR RI pada kunjungan edukasi kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, sejak 14 hingga 20 Agustus 2026. Foto Dok Kwarcab

Di bawah komando Ketua Harian Pramuka Aceh Barat, Zulkifli Andi Govi, bersama jajaran pengurus Kwarcab dan para guru pendamping, kontingen Jamnas XII Kwarcab Aceh Barat sukses membawa nama daerah ke tingkat nasional dengan menjadi bagian dari 20.000 peserta Pramuka dari seluruh Indonesia.

Bagi Cut Bang Zulkifli, pengalaman selama mengikuti Jamnas tidak sekadar tentang perkemahan. Anak-anak benar-benar ditempa untuk menjadi pribadi yang mandiri, berani, memiliki karakter kuat, mampu bekerja sama serta bertahan dalam berbagai kondisi.

"Peserta Jamnas XII benar-benar dilatih pada pendidikan karakter, kemandirian, keberanian, kebersamaan dan bertahan hidup dalam keadaan seadanya,” ujar Zulkifli.

Selama berada di Buperta Cibubur, para peserta mengikuti beragam kegiatan pendidikan karakter dan kepramukaan. Mereka harus menjalani aktivitas di tengah keterbatasan, tidur di dalam tenda berukuran kecil dan menikmati makanan dengan kondisi seadanya.

Pembukaan Jamnas XII

Namun, justru dari situlah nilai-nilai kepramukaan mereka dapatkan. Anak-anak belajar mengurus diri sendiri, berbagi, bekerja dalam kelompok dan saling membantu. Berbagai kegiatan outbound juga menjadi bagian dari pengalaman yang menguji keberanian serta kekompakan mereka.

Suasana Jamnas semakin berkesan ketika anak-anak Pramuka Aceh Barat bertemu dengan peserta dari berbagai suku, etnis dan daerah di Indonesia. Mereka saling berkenalan, bertukar cerita hingga bertukar atribut daerah sebagai simbol persahabatan dan persaudaraan.

Tidak hanya menjadi peserta, kontingen Aceh Barat juga turut memperkenalkan budaya daerah di panggung nasional. Rapai Aceh ditampilkan dalam pentas seni budaya, sekaligus menjadi cara anak-anak memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada peserta Jamnas dari seluruh penjuru Tanah Air.

Penampilan Rapai Kwarcab Aceh Barat di Jamnas XII, Cibubur

Semangat mereka juga terlihat ketika mengikuti Pawai Karnaval Budaya pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dukungan terhadap kontingen Aceh Barat juga datang langsung dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., bersama Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, Ketua DPRK Aceh Barat Sito Ramazan serta dua Wakil Ketua DPRK hadir di Cibubur untuk memberikan semangat kepada para peserta.

Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi suntikan motivasi bagi anak-anak Pramuka yang sedang membawa nama Aceh Barat di tingkat nasional.

Dukungan juga datang dari dai kondang jebolan ajang Indosiar, Tgk. Habibi. Kehadirannya di Cibubur memberikan semangat dan motivasi kepada kontingen Pramuka Aceh Barat agar terus menjaga nama baik daerah serta menjadikan pengalaman Jamnas sebagai bekal dalam kehidupan.

Pramuka Kwarcab Aceh Barat Foto Bersama Tgk Hanibi di Jamnas XII, Cibubur, Jakarta

Menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan Jamnas, kontingen Aceh Barat juga mendapat jamuan dari Anggota Komisi VII DPR RI, Drs. H. T. Zulkarnaini atau yang akrab disapa Ampon Bang.

Jamuan tersebut menjadi salah satu momen berkesan sebelum para peserta melanjutkan perjalanan berikutnya.

Kini, setelah melewati hari-hari penuh tantangan di Buperta Cibubur, anak-anak Pramuka Aceh Barat mendapatkan pengalaman berbeda di Malaysia.

Tour ke Negara Jiran bukan sekadar perjalanan wisata. Bagi mereka, perjalanan tersebut menjadi ruang belajar baru melihat dunia di luar lingkungan mereka, mengenal budaya dan suasana negara lain serta menumbuhkan keberanian untuk berinteraksi di lingkungan yang berbeda.

Kwarcab Pramuka Aceh Bartat saat akan bertolak ke Negara Malaysia setelah mengikuti Jamnas XII, Cibubur, Jakarta

Salah satu sekolah yang turut mengirimkan perwakilan dalam perjalanan panjang ini adalah SMPN 3 Meulaboh. Sekolah tersebut mengutus empat orang anggota Pramuka untuk mengikuti Jamnas XII Cibubur 2026, didampingi dua guru pendamping yang bergabung bersama kontingen Kwarcab Pramuka Aceh Barat.

Dari tenda sederhana di Buperta Cibubur, panggung seni budaya, Pawai Karnaval Budaya hingga perjalanan ke Malaysia, anak-anak Pramuka Aceh Barat membawa pulang lebih dari sekadar kenangan.

Mereka membawa pengalaman tentang arti kemandirian, persahabatan, keberanian, kebersamaan dan rasa bangga menjadi bagian dari Pramuka sekaligus membawa nama Aceh Barat di tingkat nasional hingga mengenal dunia di luar negeri.

Perjalanan itu menjadi cerita yang kelak akan mereka kenang: berangkat sebagai anak-anak Pramuka dari Aceh Barat, ditempa di tengah ribuan peserta Jamnas dari seluruh Indonesia, kemudian menutup petualangan dengan melihat langsung kehidupan di Negeri Jiran.

Bagi mereka, perjalanan belum berakhir. Pengalaman dari Cibubur dan Malaysia menjadi bekal untuk kembali ke Aceh Barat dengan cerita baru, semangat baru dan karakter yang semakin kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....