Kapolres Yhogi, Menembus Hutan Menuju Sikundo, Desa Terisolir

  • 13 Jan 2026 23:41 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Aceh Barat: Kepolisian Aceh Barat, Polda Aceh terus berjuang, memberikan perhatian kepada penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Barat. Pada Selasa (13/1/2026) siang, Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, SIK, M.IK, memimpin langsung pasukan membawa misi kemanusiaan, mengantarkan banttuan ke Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen.

Perjalanan menuju Desa Sikundo bukanlah perjalanan biasa. Dari Meulaboh, rombongan harus menempuh jalur darat menggunakan mobil, lalu berganti sepeda motor trail, menyusuri sungai dengan perahu kecil, hingga akhirnya berjalan kaki sekitar satu setengah jam.

"Bantuan kita salurkan hari ini berupa sandang dan pangan. Bukan hanya untuk Sikundo, taoi juga untuk warga Desa Jambak dan Ketambang," ujarnya di sela istirahat di tengah perjalanan.

Personel Kepolisian Aceh Barat menyiapkan logistik bantuan ke atas perahu menuju Sikundo, Pente Ceureumen, Selasa (13/1/2026). Foto RRI/ Anwar Yunus

Di pundak, AKBP Yhogi, bantuan dipanggul. Di kaki, lumpur dan licin terjal tepian gunung dengan seutas tali menjadi teman setia. Namun semua rintangan itu seolah tak berarti dibandingkan satu tujuan, memastikan warga pedalaman Aceh Barat tidak merasa sendirian.

Bantuan bahkan harus ditandu menggunakan kain sarung, menembus sungai dan medan berlumpur sebelum akhirnya tiba di perkampungan yang selama ini terisolasi.

Sesampainya di Sikundo, lelah perjalanan seketika terbayar. Anak-anak menyambut dengan senyum polos, sementara para orang tua berdiri berderet, menyalami satu per satu anggota rombongan.

Di sela jabat tangan itu, terselip cerita tentang kehidupan di pedalaman, tentang sulitnya akses, tentang bertahan hidup di tengah keterbatasan pascabencana. Kapolres mendengar langsung keluh kesah warga, tanpa sekat, tanpa jarak.

Dengan ikut menenteng bantuan di pundak, AKBP Yhogi menunjukkan bahwa kehadiran negara bukan sekadar simbol, tetapi nyata dan terasa. Bantuan yang dibawa merupakan amanah dari Polda Aceh, termasuk dari Ibu Kapolda Aceh Ny. Ira Marzuki, berupa Al-Qur’an, pakaian anak-anak, serta kebutuhan pokok masyarakat.

Kapolres AKBP Yhogi Hadisetiawan, SIK, M.IK berbincang dengan warga Desa Sikundo, Pante Ceureumen yang masih terisolir pascabanjir

Total bantuan yang disalurkan mencapai 720 kilogram, terdiri dari beras, minyak goreng, sarden, mi instan, biskuit, gula, selimut, sarung, pakaian laki-laki dan perempuan, hingga makanan cepat saji. Secara keseluruhan, sebanyak 890 kilogram logistik diharapkan mampu membantu warga Sikundo bertahan sekitar 10 hari ke depan, sambil menunggu akses dan kondisi kembali pulih.

Tak hanya logistik, perhatian juga diberikan pada kesehatan warga. Personel Sie Dokkes Polres Aceh Barat turut menyerahkan obat-obatan kepada para penyintas.

Dari 115 warga yang terisolir, sebagian besar terutama anak-anak dan lansia mengalami gangguan kesehatan seperti pilek, batuk, demam, gangguan lambung, gatal-gatal, kesemutan pada kaki, hingga tekanan darah tinggi.

Di tengah keterbatasan dan sunyi pedalaman, bantuan itu bukan hanya tentang beras dan obat-obatan. Ia hadir sebagai penguat harapan.

Bahwa di balik hutan, sungai, dan lumpur yang memisahkan, ada tangan-tangan yang tetap berusaha menjangkau. Ada kepedulian yang berjalan kaki, memanggul beban, dan mengetuk pintu kemanusiaan di Desa Sikundo.

Rekomendasi Berita