Suasana Hangat Warnai Tradisi "Meujalateh" Gampong Leukeun

  • 17 Agt 2025 15:52 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Momen bersejarah bagi warga Gampong Leukeun, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Melaksanakan tradisi "Meujalateh" atau berdoa digelar dengan pembukaan dan seminar yang berlangsung penuh keakraban pada Sabtu (16/8/2025) malam.

Sejak sore, ibu-ibu PKK bersama kader Posyandu dan pemuda gampong sibuk menata lokasi dan menyiapkan sajian. Tape ketan, ketupat, brownies sagu, leupek sagu, hingga aneka jajanan tradisional tersaji sebagai simbol gotong royong warga. “Kami sangat bangga, ini bukti kebersamaan masyarakat Leukeun,” ujar Keuchik setempat.

Acara ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kabid Kebudayaan Aceh Barat, Eka Kartika Sari, SSTP., M.Si., saat membuka kegiatan menekankan pentingnya merawat tradisi. “Meujalateh adalah warisan leluhur yang harus kita jaga agar tidak hilang di tengah arus modernisasi,” katanya.

Dukungan juga datang dari Ketua MPU Aceh Barat, Tgk. Mahdi Kari, Us., S.Pd.I., yang menilai Meujalateh sebagai bagian dari identitas budaya Aceh. Ia menegaskan siap mendampingi masyarakat dalam upaya pelestarian ini.

Sementara itu, Wakil Ketua II MAA Aceh Barat, Tgk. M. Saleh, menyempatkan hadir meski di tengah kesibukan menjelang HUT RI. Dalam bincang santai di warung kopi, beliau berharap ke depan ada regulasi resmi agar tradisi Meujalateh mendapat pengakuan sebagai warisan budaya Indonesia.

Rangkaian kegiatan malam itu berjalan lancar dan khidmat. Para tokoh masyarakat juga memastikan pelaksanaannya tetap berlandaskan adat dan syariat Islam. Masyarakat Leukeun pun optimis, ritual puncak Meujalateh yang akan digelar berikutnya bisa lebih meriah sekaligus memperkuat jati diri budaya Aceh Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....