Bukan Sekadar Cuan, Ini Filosofi Duta Es Teh Jumbo
- 12 Sep 2026 12:12 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bagi Azhari, membangun usaha bukan semata-mata mengejar keuntungan. Pemilik Duta Es Teh Jumbo tersebut menjadikan kepuasan pelanggan, hubungan dengan karyawan dan niat membantu orang sebagai bagian penting dalam menjalankan bisnis.
Azhari mengatakan sejak awal membuka usaha, dirinya bersama istri berusaha meluruskan niat dengan tidak menjadikan keuntungan sebagai satu-satunya tujuan.
“Yang penting niat kita luruskan. Usahakan dan doa,” ujar Azhari saat berbincang dalam program UMKM Corner RRI Pro 2.
Menurutnya, usaha minuman yang dijalankan memiliki tujuan sederhana, yakni membantu orang yang sedang kehausan. Karena itu, ia berusaha memastikan konsumen mendapatkan produk dengan kualitas dan harga yang sesuai.
Prinsip tersebut kemudian diterapkan dalam menjaga kualitas Duta Es Teh Jumbo. Meski harga bahan baku seperti gula dan kemasan mengalami perubahan, Azhari mengaku tetap berupaya mempertahankan harga selama kondisi usaha masih memungkinkan.
Ia menilai kepuasan pelanggan merupakan investasi jangka panjang. Hal itu terlihat dari upayanya mempertahankan cita rasa dan ukuran minuman meskipun jumlah permintaan terus meningkat.
Selain konsumen, karyawan juga mendapat perhatian dalam pengelolaan usaha. Azhari menganggap hubungan antara pemilik dan karyawan harus dibangun sebagai hubungan yang saling membutuhkan.
Ia bahkan menyebut keberlangsungan usaha tidak dapat dipisahkan dari peran karyawan yang menjalankan operasional gerai.
Menurut Azhari, cara pemilik memperlakukan karyawan turut menentukan kenyamanan mereka dalam bekerja. Hubungan yang baik dinilai dapat membuat karyawan lebih betah sekaligus membantu menjaga kualitas pelayanan dan produk.
Filosofi tersebut berjalan beriringan dengan strategi pengembangan usahanya. Duta Es Teh Jumbo yang awalnya hanya memiliki satu rak dan dua varian minuman kini berkembang menjadi sejumlah cabang di Aceh Barat dan Aceh Selatan.
Pengembangan cabang di luar Aceh Barat juga dilakukan melalui jaringan keluarga. Menurut Azhari, keterlibatan keluarga membantu menjaga kepercayaan serta konsistensi dalam menjalankan usaha.
Bagi pelaku UMKM yang baru ingin memulai bisnis, Azhari menyarankan agar tidak terlalu takut dengan keterbatasan modal. Menurutnya, tekad, semangat, keberanian mencoba dan konsistensi menjadi modal penting dalam membangun usaha.
Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak terlalu cepat memasang target besar. Menjalankan usaha secara bertahap dan belajar dari pengalaman dinilai lebih penting daripada sekadar membangun ekspektasi.
“Yang penting laksanakan dulu, nikmati prosesnya dan belajarlah dari proses itu,” katanya.
Dari satu rak hingga memiliki beberapa cabang, perjalanan Duta Es Teh Jumbo menunjukkan bahwa pertumbuhan UMKM tidak selalu dimulai dari modal besar. Keberanian memulai, mendengarkan konsumen, menjaga kualitas dan membangun hubungan baik dengan orang-orang di dalam usaha menjadi bagian dari proses menuju bisnis yang lebih besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....