Dari Limbah Batok Kelapa, Safrijal Dorong Generasi Muda Nagan Raya Berkarya
- 26 Jul 2026 16:44 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Limbah yang selama ini sering dianggap tidak memiliki nilai ternyata dapat menjadi sumber penghasilan apabila diolah dengan kreativitas. Hal itu dibuktikan oleh Safrijal, pelaku UMKM asal Kabupaten Nagan Raya yang berhasil mengembangkan usaha kerajinan berbahan dasar batok kelapa.
Pemilik usaha Izul Izan tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak hanya melihat sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi sebagai peluang yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Safrijal mengungkapkan, dirinya memulai usaha tersebut dari rasa ingin tahu dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Saya berharap bukan hanya batok kelapa yang bisa dimanfaatkan. Semua limbah yang masih memiliki nilai bisa diolah menjadi sesuatu yang menghasilkan," katanya.
Menurutnya, memulai usaha kreatif tidak selalu membutuhkan modal besar. Hal terpenting adalah keberanian mencoba, kemauan belajar, serta kemampuan melihat peluang di sekitar.
Dalam perjalanan mengembangkan usahanya, Safrijal juga turut membina sejumlah pekerja yang dilatih langsung untuk menghasilkan produk kerajinan berkualitas.
Selain menciptakan lapangan kerja, usaha tersebut juga membantu mengurangi limbah batok kelapa yang sebelumnya belum banyak dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Bidang UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Nagan Raya, Ridiani Fitri,S.Sos menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong tumbuhnya pelaku UMKM kreatif melalui berbagai program pembinaan
Menurut Ridiani, Kabupaten Nagan Raya memiliki banyak potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.
"Kita melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. Tugas pemerintah adalah memberikan pendampingan agar produk masyarakat semakin berkembang dan memiliki daya saing," ujarnya.
Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui pelatihan produksi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, bantuan peralatan, hingga membantu pemasaran produk melalui berbagai pameran.
Ridiani menilai kerajinan batok kelapa Izul Izan menjadi salah satu contoh nyata bahwa kreativitas masyarakat mampu menciptakan nilai tambah ekonomi.
Safrijal berharap ke depan akan semakin banyak anak muda yang tertarik menjadi pelaku usaha kreatif.
Ia mengajak generasi muda untuk mulai berkarya dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing.
"Jangan menunggu sempurna untuk memulai. Yang penting berani mencoba dan terus mengembangkan kreativitas," pesannya.
Kerajinan batok kelapa dari Nagan Raya kini tidak hanya menjadi produk kreatif, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....