Dari Pesisir Lhok Bubon, Ibu-Ibu Kreatif Sulap Hasil Laut Jadi Cuan
- 10 Mei 2026 17:37 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Kreativitas ibu-ibu pesisir di Desa Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, berhasil mengubah hasil laut menjadi produk pangan bernilai ekonomi melalui kelompok “Samudra Rasa”. Kelompok tersebut memproduksi nugget ikan, bakso, dimsum hingga sosis tanpa MSG yang tidak hanya diminati masyarakat, tetapi juga membantu meningkatkan ekonomi keluarga.
Ketua Kelompok Samudra Rasa, Yusnita mengatakan kelompok itu terbentuk dari kegiatan ibu-ibu PKK yang melihat besarnya potensi hasil laut di kawasan pesisir Lhok Bubon. “Kami melihat potensi laut di daerah sendiri sangat besar. Dari situ muncul ide membuat olahan seperti nugget, bakso dan dimsum berbahan ikan yang aman dikonsumsi anak-anak karena tidak menggunakan MSG,” ujarnya dalam dialog di Pro 2 RRI Meulaboh.
Ia menjelaskan, kelompok yang telah berjalan selama dua tahun itu awalnya berfokus menyediakan makanan tambahan sehat untuk kegiatan Posyandu. Namun, kreativitas ibu-ibu terus berkembang hingga melahirkan berbagai produk olahan laut yang kini dipasarkan di kawasan wisata Pantai Lhok Bubon.
Produk yang paling diminati masyarakat di antaranya bakso ikan dan nugget ikan. Bahkan, kelompok Samudra Rasa pernah mengolah ikan hiu menjadi makanan siap saji tanpa aroma amis dan berhasil meraih juara pertama dalam lomba olahan hasil laut. “Sampai chef waktu itu bingung karena tidak ada bau amis hiu sama sekali,” kata Yusnita.
Sementara itu, Sekretaris Kelompok Samudra Rasa, Desi Yuliana mengatakan inovasi tersebut bertujuan menciptakan oleh-oleh khas Lhok Bubon berbasis hasil laut. Menurutnya, selama ini wisatawan lebih banyak membawa pulang ikan asin atau hasil laut mentah dibanding produk olahan siap saji.
“Harapannya nanti Lhok Bubon punya ciri khas produk olahan laut sendiri. Jadi pengunjung tidak hanya membawa pulang hasil mentah, tapi juga produk olahan khas daerah ini,” ujarnya. Saat ini, produk Samudra Rasa dipasarkan di kawasan Pantai Lhok Bubon dan beberapa kafe milik anggota kelompok, termasuk Pondok Yato. Selain siap santap, produk juga mulai dikembangkan dalam bentuk frozen food agar bisa dipasarkan ke luar daerah.
Meski mulai berkembang, kelompok Samudra Rasa mengaku masih menghadapi keterbatasan alat produksi. Mereka berharap adanya dukungan pemerintah untuk membantu pengadaan peralatan dan memperluas pemasaran. Melalui kreativitas mengolah hasil laut, ibu-ibu pesisir Lhok Bubon berharap usaha tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....