Lia Pizza: Hangatnya Kebersamaan dalam Setiap Gigitan

  • 23 Feb 2026 12:10 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Usaha kuliner Lia Pizza di Meulaboh menjadi contoh bagaimana hobi dapat berkembang menjadi mata pencarian. Owner Lia Pizza, Kak Lia Hausalia, menuturkan bisnis tersebut berawal dari kegemaran membuat kue dan ketertarikan pada makanan western.

Awalnya, pizza hanya dibuat untuk dibagikan kepada teman-teman. Namun, respons positif mendorongnya untuk mulai menjual secara serius. Usaha yang dirintis sejak 2016 itu kini telah berjalan hampir satu dekade, meski diakui sempat mengalami fase “on-off”.

Menurut Kak Lia, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah ketersediaan bahan baku. Beberapa waktu lalu, stok bahan utama seperti keju mozzarella sempat sulit diperoleh, terutama pasca bencana banjir yang berdampak pada distribusi dan harga.

“Kendala terbesar kami sekarang adalah bahan baku. Saat permintaan meningkat, justru stok di pasaran terbatas,” ujarnya.

Di tengah persaingan bisnis kuliner, Kak Lia memilih bertahan dengan menjaga kualitas produk. Ia menilai strategi perang harga tidak selalu berkelanjutan, mengingat biaya produksi pizza relatif tinggi.

Untuk pemasaran, Lia Pizza memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Promosi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan influencer dan food vlogger.

Memasuki Ramadan, Lia Pizza tetap beroperasi dengan jam layanan menyesuaikan waktu berbuka puasa. Variasi menu yang ditawarkan berkisar antara 15 hingga 20 pilihan rasa.

Sejumlah menu best seller Lia Pizza di antaranya chicken mushroom, chicken black pepper, dan jamur lover, yang konsisten menjadi pilihan utama pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....