Usaha Penjualan Tong Rajutan Bambu

  • 21 Des 2025 12:44 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Di tengah aktivitas warga Meulaboh pada Minggu siang, 21 Desember 2025, seorang warga tampak tekun menawarkan rajutan tempat sampah berbahan bambu dengan menggunakan moda transportasi sederhana, yakni kereta becak. Lapak jualannya berada di sepanjang Jalan Haji Daod Dariah Dua, Meulaboh, dan menarik perhatian pengguna jalan serta para pedagang sekitar.

Sofyan, pembuat sekaligus penjual rajutan bambu tersebut, mengatakan bahwa produk buatannya tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat sampah, tetapi juga banyak digunakan untuk berbagai keperluan lain. Di antaranya sebagai wadah menaruh hasil pertanian dan dagangan, seperti tomat, kol, kentang, hingga buah-buahan lainnya yang dijajakan di pasar maupun di kios-kios kecil.

Menurut Sofyan, rajutan bambu ini cukup diminati karena selain ramah lingkungan, tampilannya juga rapi dan kokoh. Bahkan, sebagian pedagang memanfaatkan rajutan bambu tersebut sebagai tempat sampah di area jualan mereka setelah selesai digunakan untuk menyimpan barang dagangan. Hal ini dinilai lebih praktis dan ekonomis dibandingkan wadah plastik.

“Rajutan bambu ini serbaguna. Awalnya dipakai untuk wadah sayur atau buah, tapi setelah itu bisa dimanfaatkan lagi sebagai tempat sampah,” ujar Sofyan di sela-sela aktivitasnya berjualan.

Untuk satu unit rajutan bambu, Sofyan mematok harga sebesar Rp30 ribu. Dengan kualitas rajutan yang kuat dan tampilan yang rapi, produk ini dinilai cukup awet dan tahan lama. Ia menambahkan, selama rajutan bambu tidak sering terkena air, daya tahannya bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Kehadiran rajutan bambu ini menjadi alternatif wadah ramah lingkungan di tengah maraknya penggunaan plastik sekali pakai. Selain membantu mengurangi sampah plastik, usaha kecil yang dijalani Sofyan juga menjadi contoh kemandirian ekonomi warga dengan memanfaatkan keterampilan dan bahan alam yang tersedia di sekitar mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....