Disperindagkop Aceh Barat Gelar Bimtek Siinas IKM

  • 12 Des 2025 08:56 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Aceh Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian dan Pelaporan Data Industri Tahap Produksi melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) di Aula KPPN Meulaboh, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini dibuka Kepala Disperindagkop UKM Aceh Barat, Khairuzzadi, dan dihadiri Ishak, Kepala Seksi Bank KPPN Meulaboh yang mewakili Kepala KPPN Meulaboh, narasumber, serta 15 pelaku industri kecil dan menengah (IKM).

Ketua panitia Mawardi menyampaikan, kegiatan Bimtek diikuti oleh pelaku usaha industri rumah tangga seperti pengolahan kopi, kue, camilan, serta minuman. Para peserta dibekali pemahaman teknis terkait tata cara pengisian dan pelaporan data industri melalui SIINas.

Dalam sambutannya, Khairuzzadi mengatakan perkembangan industri kecil dan menengah di Aceh Barat terus menunjukkan tren positif sebagai sektor yang turut menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Namun, tantangan digitalisasi menuntut pelaku usaha untuk mampu melakukan pelaporan yang akurat, cepat, dan terintegrasi.

Ia menjelaskan SIINas merupakan platform wajib pelaporan industri yang disediakan Kementerian Perindustrian. Melalui pelaporan yang baik, data industri Aceh Barat dapat tercatat secara valid dan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan, pembinaan, hingga fasilitas atau insentif bagi pelaku IKM.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada KPPN Meulaboh yang kembali memberikan dukungan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan UMKM,” ujarnya. Khairuzzadi menambahkan, kolaborasi dengan KPPN Meulaboh menjadi contoh sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kapasitas IKM melalui edukasi digitalisasi pelaporan.

Sementara itu, Ishak dari KPPN Meulaboh menegaskan komitmen pihaknya dalam pemberdayaan UMKM. Ia menyebutkan sejumlah kontribusi yang telah dilakukan, seperti sosialisasi hak merek dan kontrak bisnis UMKM, partisipasi pada PON XXI Expo Aceh Barat, pemberdayaan UMKM di pulau terluar Simeulue, monitoring kebijakan penempatan uang negara, evaluasi pembiayaan UMi, digitalisasi pembayaran melalui Digipay, pemasaran UMKM lewat platform “Keude Geutanyo”, serta penyediaan galeri Pojok UMKM.

“Kami siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mendorong pemberdayaan UMKM sebagai pilar ekonomi bangsa,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....