Dekranasda Aceh Barat Dorong Kaum Perempuan Soft Kil
- 20 Nov 2025 21:15 WIB
- Meulaboh
KBRN Meulaboh : Dekranasda Aceh Barat, dan Pemda Aceh Barat berkolaborasi dalam Pembukaan Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) Perempuan pada hari Rabu, 19 November 2025 di Aula KPPN Meulaboh.
Kegiatan yang bertajuk “Perempuan Terampil Menuju Indonesia Emas” itu dibuka oleh Ketua Dekranasda Aceh Barat, Afrinda Novalia, selain itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua Dekranasda Aceh Barat, Liza Nazmi, Kepala KPPN Meulaboh, beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Camat Johan Pahlawan Aceh Barat, Pimpinan BSI Cabang Imam Bonjol Meulaboh, serta kepengurusan Dekranasda Aceh Barat,
Kegiatan tersebut berfokus pada pelatihan keterampilan praktis sulaman benang emas dan dilaksanakan selama 31 hari, terhitung sejak 19 November hingga 20 Desember 2025 di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Aceh Barat.
Peserta pelatihan tersebut para perempuan muda yang tidak melanjutkan pendidikan berusia 25 tahun ke bawah yang berkomitmen mengembangkan keterampilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Ketua panitia pelaksana kegiatan,Kartini mengatakan bahwa pelatihan PKW tahun ini dirancang secara komprehensif agar peserta memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, khususnya bidang kerajinan sulaman benang emas yang menjadi ciri khas budaya lokal.
“Peserta mendapatkan snack dan makan siang, uang transportasi, serta bahan dan peralatan praktik, termasuk peralatan rintisan usaha yang diberikan kepada masing-masing peserta,dan anggaran kegiatan berasal dari kementerian pendidikan ” ujar Kartini.
Adapun narasumber pada kegiatan pelatihan tersebut dari berbagai instansi atau Lembaga yang melibatkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk pengrajin sulaman benang emas yang telah sukses, pengusaha, akademisi, perbankan, hingga influencer atau konten kreator, untuk jumlah peserta sebanyak 15 orang dalam mengikuti kegiatan pelatihan.
materi pelatihan meliputi pengembangan karakter kewirausahaan, penguatan manajemen usaha, keterampilan menyulam benang emas, pengembangan rintisan usaha, serta manajemen keuangan.
Ketua Dekranasda Aceh Barat, Afrinda Novalia, dalam sambutannya menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal melalui keterampilan sulaman benang emas sekaligus mendorong peserta menjadi wirausaha mandiri yang kreatif dan inovatif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik, menjadi wirausaha sukses yang berdaya saing, serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program PKW dapat terus berkelanjutan dan memberi dampak maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Afrinda menegaskan bahwa Dekranasda Aceh Barat berkomitmen untuk terus membina para perajin, meningkatkan kapasitas mereka, memfasilitasi akses pasar dan permodalan, serta mendorong pemanfaatan digitalisasi dalam usaha kerajinan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada KPPN Meulaboh, atas dukungan sarana prasarana yang diberikan, serta kepada seluruh narasumber yang akan berbagi ilmu dan pengalaman dalam pelatihan ini. Semoga wawasan yang diperoleh dapat diaplikasikan peserta untuk menghasilkan produk yang lebih menarik, berdaya saing, dan bernilai tinggi,” tambahnya.
Sebagai salah satu program unggulan Dekranas, PKW bertujuan meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga melalui kegiatan ekonomi kreatif. Pelatihan ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk meningkatkan keterampilan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian daerah.
Manfaat utama pelatihan PKW adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia usaha, khususnya kerajinan sulaman benang emas yang memiliki prospek pasar luas baik lokal, nasional, maupun internasional.
Dengan bekal keterampilan, manajemen usaha, serta dukungan rintisan usaha yang diberikan, peserta diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif yang mampu bersaing dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga dan masyarakat.
Sementara itu Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono dalam sambutannya mengatakan bahwa selaku unit vertikal Kementerian Keuangan di daerah, pihaknya telah cukup banyak berkontribusi dalam pemberdayaan UMKM pada berbagai kegiatan, serta Kolaborasi lintas sektor dengan berbagai pihak meliputi Pemerintah Daerah, Kanwil Kementerian Hukum Aceh, Universitas Teuku Umar Meulaboh , Perbankan, dan HIPMI dalam kegiatan sosialisasi pendampingan Hak Merek dan Kontrak Bisnis bagi UMKM.
Ia berharap kegiatan PKW ini berjalan lancar, sukses, dan tentunya bermanfaat dan bagi peserta pelatihan dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Aceh Barat”, tutup Linggo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....