UMKM Kue Khas Aceh

  • 13 Nov 2025 13:02 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) penghasil kue khas Aceh di Kabupaten Aceh Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Beragam jenis kue tradisional seperti kue sarang burung, kue sepit, bolu Aceh, dan kue karah kini kembali ramai diminati masyarakat, terutama menjelang perayaan Maulid dan acara adat lainnya.

Siti, salah seorang pelaku usaha kue khas Aceh di kawasan Beureugang, Kecamatan Kaway XVI, Kamis (13/11/2025), mengatakan bahwa UMKM kue khas Aceh saat ini mulai hidup kembali setelah sebelumnya sempat menurun akibat lesunya daya beli masyarakat.

“Sekarang UMKM kue khas Aceh sudah mulai hidup lagi. Permintaan meningkat, terutama untuk kue-kue tradisional yang sering digunakan dalam acara kenduri dan maulid,” ujar Siti.

Menurutnya, peningkatan minat terhadap kue tradisional ini tidak hanya berasal dari masyarakat lokal, tetapi juga dari pembeli luar daerah yang tertarik dengan cita rasa khas kue Aceh yang gurih dan manis.

“Permintaan sekarang sangat bagus, ini menjanjikan untuk pelaku usaha kecil seperti kami,” tambahnya.

Siti menyebutkan, harga kue karah yang menjadi salah satu produk andalannya cukup terjangkau. Untuk ukuran kecil dijual seribu rupiah per buah, ukuran sedang dua ribu rupiah, dan ukuran besar lima ribu rupiah per buah.

Dengan harga yang bervariasi, para pelaku UMKM diharapkan dapat menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai kalangan. Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan, promosi, maupun bantuan peralatan produksi agar UMKM kue khas Aceh dapat semakin berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....