Kemenperin dan Pemkab Aceh Barat Gelar Pemberdayaan Masyarakat
- 02 Nov 2025 19:02 WIB
- Meulaboh
KBRN Meulaboh : Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan soft skill yang diikuti oleh 36 orang peserta. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Arif tanggal 31 Oktober - 2 November 2025, bertempat di SMK Negeri 2 Meulaboh.
Program pelatihan tersebut mencakup tiga bidang utama, yakni pelatihan servis telepon genggam, pengolahan hasil laut menjadi produk bernilai ekonomis, serta pelatihan pembuatan pupuk organik. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk membuka peluang usaha mandiri di berbagai sektor.
Ketua Panitia Pelaksana, Afwan, dalam keterangannya kepada rri.co.id mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat di Aceh Barat.
“Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lanjutan, baik berupa bantuan modal usaha maupun penyediaan peralatan kerja yang sesuai dengan bidang pelatihan yang telah diikuti peserta. Dengan adanya dukungan tersebut, masyarakat akan lebih termotivasi untuk mengembangkan keterampilan menjadi usaha produktif,” ujar Afwan.
Salah satu peserta pelatihan, Zaini, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ia mengaku pelatihan yang diikutinya, yaitu pembuatan dan pengelolaan pupuk organik, sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan pertanian rumah tangga.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan bekal ilmu yang bisa saya terapkan langsung. Dengan pelatihan ini, saya bisa membuat pupuk organik sendiri untuk budidaya tanaman di sekitar rumah, seperti cabai dan sayuran, dalam ketahan pangan sesuai asta cita program pemerintah” ungkap Zaini.
Melalui kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat tersebut sebagai upaya pemerintah dapat menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, produktif, serta berdaya saing tinggi dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....