UMKM Talam Cut Abang Angkat Jajanan Tradisional

  • 22 Agt 2025 23:40 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Talam Cut Abang di Aceh Barat berkomitmen melestarikan jajanan tradisional melalui produk ketan talam dengan varian durian serta srikaya pandan. Selain dalam kemasan box, usaha ini juga menawarkan snack box untuk berbagai acara seperti seminar, car free day, dan event pemerintah.

Pemilik UMKM, Cut Tria Hajaton, mengatakan ide usaha ini muncul karena keprihatinannya terhadap jajanan tradisional yang mulai terpinggirkan oleh makanan kekinian. “Kami ingin jajanan tradisional tetap lestari dan dikenal luas,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Cut Tria menambahkan, dalam mengembangkan usaha, dirinya mengikuti pelatihan kewirausahaan dari berbagai lembaga, termasuk BSI Aceh Muslim preneur yang mengantarkannya meraih juara tiga kategori scale up pada 2024. Tahun ini, ia juga terpilih mengikuti program nasional Gadepreneur dari Pegadaian yang memberikan pelatihan bisnis secara terstruktur hingga 2026 dan Sisberdaya 2025 dari DANA Indonesia.

“Saat ini, produksi rata-rata mencapai 12 hingga 20 kotak per hari, bahkan bisa menembus 50 kotak untuk pesanan besar. Untuk snack box, kami menyediakan berbagai pilihan kue seperti risoles, sus, pai buah, bolu pisang, hingga dadar gulung, dengan harga mulai Rp10.000 per paket,” ujarnya.

Proses produksi ketan talam dilakukan sejak pukul 04.00 WIB setiap hari, melalui tahap perendaman, pengaronan, hingga pengukusan yang memakan waktu hingga lima jam. “Kami memproduksi semua bahan sendiri agar kualitas tetap terjaga,” jelas Cut.

UMKM Talam Cut Abang berharap jajanan tradisional Aceh dapat semakin dikenal dan bersaing di pasar modern melalui inovasi kemasan serta strategi promosi aktif di berbagai event.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....