UTU Berdayakan Kelompok Wanita Tani di Aceh Barat

  • 21 Agt 2025 08:24 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Universitas Teuku Umar melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melaksanakan kegiatan pemberdayaan kelompok wanita tani. Program ini berupa transformasi limbah pertanian dan gulma eceng gondok menjadi pupuk kompos di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (20/8/2025).

Ketua Tim, Dr. Khairun Nisa, SP., MP mengatakan kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Wanita Tani Cempaka. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan ibu-ibu tani dalam mengolah pupuk secara mandiri.

“Harapannya ibu-ibu ini dapat membuat kompos sendiri, memakai sendiri, memasarkannya sendiri dan menjual produk-produk mereka dalam bentuk pertanian organik,” ucap Khairun Nisa. Ia menambahkan kegiatan ini akan memberi dampak jangka panjang bagi perekonomian masyarakat desa.

Khairun Nisa menegaskan pihaknya akan melakukan pendampingan selama lima hingga enam bulan. Selain pelatihan pembuatan pupuk kompos, tim juga akan mendampingi dalam pengurusan administrasi yang dibutuhkan kelompok tani.

Pada kesempatan yang sama, Geuchik Gampong Langung, Yuliadi, menyampaikan terima kasih atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap pendampingan bagi kelompok tani terus berlanjut demi keberlanjutan program.

“Untuk Kelompok Tani Cempaka kami memohon agar memanfaatkan apa yang telah diberikan hari ini demi kemajuan kelompok tani, sehingga para petani di desa ini tidak lagi bergantung pada pupuk kimia,” ujarnya. Ia juga berharap pelatihan ini mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Adapun tim yang dipimpin Dr. Khairun Nisa beranggotakan Dr. Liston Siringo Ringo, SP., M.Si dan Abdul Muzammil, SP., MM. Sementara peserta kegiatan berjumlah 40 ibu rumah tangga yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Desa Langung.

Ketua Kelompok Tani Cempaka, Ibu Juriani, turut menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Universitas Teuku Umar. Ia menegaskan kelompoknya siap mempraktekkan ilmu yang sudah diterima demi kemandirian pertanian desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....