Petani Jamur Tiram Panen Rutin Dua Hari
- 03 Agt 2025 22:15 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Petani jamur tiram di Desa Drien Mangko, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, terus menunjukkan geliat positif dalam usaha budidaya jamur tiram secara mandiri. Salah satu petani, suminah berhasil memanen jamur tiram setiap dua hari sekali dengan hasil mencapai 40 hingga 60 kilogram.
Sabtu (2/8/2025), Suminah tampak sibuk memetik jamur dari rak-rak budidaya yang ditempatkan di perkarangan rumahnya. Jamur-jamur tersebut kemudian dikemas untuk dipasarkan ke berbagai wilayah di sekitar Kecamatan Woyla dengan harga Rp40.000 per kilogram.
“Alhamdulillah, setiap dua hari bisa panen 40 sampai 60 kilogram. Permintaan di pasar lokal cukup tinggi,” ujar Suminah kepada RRI.
Budidaya jamur tiram ini menjadi alternatif ekonomi bagi masyarakat desa, khususnya ibu rumah tangga. Dengan memanfaatkan ruang terbatas di sekitar rumah, mereka bisa menghasilkan produk pangan sehat yang memiliki nilai jual tinggi.
Menurut Suminah, budidaya jamur tiram tidak memerlukan lahan luas dan tergolong mudah dikelola. Media tanam seperti serbuk gergaji dan kelembaban yang terjaga menjadi kunci keberhasilan panen.

“Modal awal memang ada, tapi tidak besar. Yang penting sabar dan tekun merawat,” tambahnya.
Pemerintah desa turut memberikan dukungan dengan memberikan pelatihan serta mendorong warga untuk memanfaatkan pekarangan secara produktif.
Usaha mikro ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan menjadi bagian dari ketahanan pangan desa. Ke depan, para petani jamur di Woyla berharap ada bantuan pemasaran yang lebih luas agar hasil panen bisa menjangkau pasar di luar daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....