Car Free Day Meulaboh Dorong UMKM Tumbuh

  • 15 Jun 2025 13:35 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tidak hanya menghadirkan ruang rekreasi sehat melalui Car Free Day (CFD), tetapi juga menjadikannya sebagai wadah strategis pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan layanan publik. CFD perdana yang berlangsung di Jalan Gajah Mada dan halaman Kantor Bupati ini melibatkan 87 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta berbagai instansi pelayanan masyarakat, Minggu (15/6/2025), pagi.

Ribuan warga dari berbagai kalangan terlihat antusias mengikuti kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) bersama HIPMI Aceh Barat. Masyarakat memanfaatkan momen bebas kendaraan ini untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, sekaligus menikmati beragam produk UMKM, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan khas daerah.

Panitia pelaksana dari Disparpora menyebutkan bahwa CFD didesain untuk mendorong geliat ekonomi masyarakat kecil dan menengah. Dengan melibatkan UMKM secara langsung, pemerintah membuka akses pasar baru dalam suasana santai, sambil meningkatkan daya saing produk lokal di tengah masyarakat.

Salah satu pelaku usaha makanan ringan, Salma (32), mengaku omzet penjualan meningkat tajam sejak pagi. “Biasanya saya hanya jualan online, tapi di CFD ini bisa ketemu langsung pembeli, dan produk saya jadi lebih dikenal,” ungkapnya penuh semangat.

Selain sektor ekonomi, CFD Meulaboh juga dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat. Sejumlah instansi membuka pos pelayanan seperti pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, layanan administrasi kependudukan oleh Dinas Dukcapil, serta donor darah dan sosialisasi dari BPOM, Baznas, dan PMI.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., yang hadir bersama Wakil Bupati Said Fadheil, menegaskan bahwa ruang publik harus dimanfaatkan secara inklusif dan produktif. “Kami tidak ingin CFD hanya jadi tempat jogging, tapi juga menjadi ruang pertumbuhan UMKM dan tempat hadirnya layanan publik secara langsung,” ujar Tarmizi.

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini memperkuat relasi antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana akrab tanpa sekat birokrasi. “Ini bagian dari komitmen kami membangun pemerintahan yang responsif, terbuka, dan kolaboratif,” ucapnya.

Dengan semangat sehat, produktif, dan partisipatif, CFD Meulaboh berhasil mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu ruang kolaboratif. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap akhir pekan, yang akan terus dikembangkan untuk memperkuat transformasi sosial dan ekonomi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....