Kemenkeu Satu Meulaboh Audiensi dengan Pemkab Nagan Raya
- 25 Apr 2025 17:40 WIB
- Meulaboh
KBRN, Suka Makmue : Kemenkeu Satu Meulaboh, yang terdiri dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Meulaboh, dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Meulaboh, menggelar audiensi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Rabu (23/4/2025). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Badan Pengelola Keuangan Daerah Nagan Raya.
Audiensi dihadiri oleh Bupati TR. Keumangan, Wakil Bupati Raja Sayang, Sekda, serta sejumlah pejabat strategis lainnya dari lingkungan Pemkab Nagan Raya. Kegiatan ini menjadi inisiatif Kemenkeu Satu Meulaboh untuk bersilaturahmi dengan Kepala Daerah baru, mempererat hubungan kelembagaan, sekaligus menyampaikan peran strategis Kemenkeu dalam mendukung pembangunan dan perekonomian daerah.
Dalam forum tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya menyampaikan sejumlah isu penting terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti alokasi Dana Bagi Hasil, regulasi pajak daerah, optimalisasi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia pengelola keuangan. Mereka juga menekankan upaya meningkatkan PAD melalui eksplorasi potensi sumber daya alam yang ada.
Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, dalam paparannya menyampaikan bahwa penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Nagan Raya selama tiga tahun terakhir berjalan baik. "Tidak ada DAK Fisik dan Dana Desa yang gagal salur," katanya tegas. Ia juga menjelaskan bahwa dari Rp1,15 triliun dana APBN untuk Nagan Raya tahun 2025, lebih dari Rp900 miliar dialokasikan melalui TKD kepada pemerintah daerah.
Linggo juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk forum Asset & Liabilities Committee Regional (ALCo) skala mikro untuk membahas isu-isu strategis antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan akademisi di tingkat regional.
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Meulaboh, Anang Anggarjito, mengangkat isu pentingnya kepatuhan perpajakan ASN dan badan usaha di Nagan Raya. Ia berharap dukungan dari Pemkab Nagan Raya dalam pendataan basis pajak, serta menawarkan pelatihan kepada pegawai daerah tentang penagihan dan pemeriksaan pajak daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Bea dan Cukai Meulaboh, Tri Wahyudi, mengungkapkan pentingnya pembangunan pelabuhan ekspor di Nagan Raya. Ia menjelaskan bahwa potensi ekspor CPO sawit di daerah tersebut sangat besar, namun saat ini harus melalui Pelabuhan Belawan, Medan, akibat keterbatasan infrastruktur.
Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya menyambut baik audiensi tersebut dan memberikan apresiasi kepada Kemenkeu Satu Meulaboh atas inisiatif dialog strategis ini. "Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan sensitivitas Kemenkeu terhadap dinamika politik dan pembangunan di daerah," kata Wakil Bupati Raja Sayang.
Audiensi ini diharapkan mempererat kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nagan Raya ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....