Inovasi Pembayaran Digital Terintegrasi Strategi Pemerintah Bangkitkan UMKM

  • 21 Mar 2025 10:51 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam pengelolaan keuangan negara, memungkinkan peningkatan kecepatan, efisiensi, dan efektivitas dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah telah mengembangkan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, termasuk Kartu Kredit Pemerintah (KKP), fitur Cash Management System (CMS) pada rekening bendahara pengeluaran, serta platform Digital Payment-Marketplace (Digipay).

Digipay merupakan inovasi pemerintah untuk mewujudkan tata kelola belanja yang lebih praktis, efektif, dan efisien. Selain itu, Digipay juga berperan dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyediakan akses pengadaan barang/jasa secara digital. Platform ini menggabungkan proses pengadaan, pembayaran, pelaporan, dan perpajakan dalam satu ekosistem yang transparan dan akuntabel.

Dengan Digipay, UMKM memiliki peluang yang sama untuk menjadi vendor dalam memenuhi kebutuhan belanja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Digipay ini mendorong pertumbuhan dan peningkatan digitalisasi pengelolaan keuangan pemerintah dan masyarakat melalui penggunaan KKP dan pemanfaatan fitur CMS perbankan," ujar Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh, Linggo Supranggono.

tim KPPN Meulaboh mengunjungi toko kelontong Damai Baru di Jalan Sisingamangaraja, Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Kamis (20/3/2025). Foto KPPN Meulaboh

Linggo menjelaskan bahwa Digipay memungkinkan bendahara pengeluaran membayar transaksi secara elektronik melalui mekanisme overbooking dari Rekening Pengeluaran atau menggunakan KKP dengan batas nilai pengadaan hingga Rp200 juta. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 97/PMK.05/2021 tentang Tata Cara Pembayaran dan Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah.

Menurut Linggo, platform Digipay memberikan banyak manfaat bagi semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah, perbankan, dan UMKM sebagai vendor. "Bagi satuan kerja (satker), Digipay mampu menciptakan otomatisasi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan, mengintegrasikan pengadaan, pembayaran, perpajakan, serta pelaporan. Selain itu, sistem ini juga menyederhanakan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan menghilangkan potensi penyalahgunaan dana karena transaksi dilakukan secara transparan," katanya.

Dari sisi UMKM, Digipay memberikan kepastian pembayaran, peluang untuk menjadi rekanan di berbagai satker, serta akses terhadap fasilitas pinjaman dari bank mitra. Sementara itu, bagi perbankan, Digipay membuka pasar baru untuk pemberian kredit kepada vendor dan memperkuat kemitraan dengan pemerintah.

Namun, Linggo mengakui bahwa tantangan utama dalam penerapan Digipay adalah mengubah pola pikir pelaku usaha dan bendahara satuan kerja yang masih terbiasa menggunakan transaksi tunai. Banyak dari mereka menganggap penggunaan aplikasi cukup rumit karena harus melakukan registrasi dan pengaturan teknis lainnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM, KPPN Meulaboh terus berupaya meningkatkan literasi digital keuangan bagi pelaku usaha agar dapat bergabung sebagai vendor Digipay. Kepala KPPN Meulaboh menugaskan tim pembinaan UMKM yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bank, Ishak, untuk melakukan sosialisasi Digipay kepada masyarakat, Senin (17/32025).

Meskipun cuaca panas di bulan Ramadan, tim tetap semangat mengunjungi toko kelontong Damai Baru di Jalan Sisingamangaraja, Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh. Pemilik toko, Mulyadi, yang sudah terbiasa dengan sistem marketplace, menyambut baik sosialisasi ini dan langsung mendaftarkan usahanya sebagai vendor Digipay. Tidak butuh waktu lama bagi Mulyadi untuk mencatatkan transaksi perdananya di platform tersebut.

“Untuk bergabung dalam Digipay, persyaratannya sangat mudah. Cukup menyediakan KTP, Surat Izin Usaha, dan NPWP. Proses pendaftarannya akan dibantu oleh pegawai KPPN, sehingga vendor hanya perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan," ujar Ishak menjelaskan.

Ia berharap implementasi Digipay dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi pelaku usaha dan masyarakat secara luas. "Selamat bergabung di Digipay. Semoga usaha Mulyadi semakin maju dan sukses," ujar Ishak sambil menyalami Mulyadi sebagai tanda akhir kunjungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....