Pemerintah Aceh Dorong SBA Tambah Pasokan di tengah Kelangkaan Semen
- 05 Agt 2026 23:11 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah Aceh mendorong PT Solusi Bangun Andalas (SBA) menambah pasokan semen untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan semen di Aceh.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat evaluasi kelangkaan semen yang berlangsung di Ruang Rapat Setda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Senin 3 Agustus 2026. Rapat dipimpin Asisten II Setda Aceh, Teuku Robby Izra, dan dihadiri General Manager PT SBA, R. Adi Santosa.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi mengatakan, penambahan pasokan diperlukan agar ketersediaan semen tidak menghambat pembangunan, khususnya program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana maupun kebutuhan masyarakat.
“Arahan Bapak Gubernur jelas, pasokan semen harus segera transmisikan agar tidak menghambat pembangunan, khususnya program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana maupun kebutuhan masyarakat,” kata Nurlis.
Berdasarkan data PT SBA, total produksi yang saat ini mampu dipenuhi mencapai 3.700 ton per hari atau sekitar 92.500 sak per hari. Sementara proyeksi kebutuhan semen di Aceh mencapai 4.200 ton per hari atau 105.000 sak per hari.
Dengan kondisi tersebut, terjadi defisit sekitar 500 ton atau 12.500 sak semen per hari.
Nurlis mengatakan, meningkatnya kebutuhan semen dipengaruhi aktivitas pembangunan di Aceh, terutama untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi serta berbagai proyek pembangunan lainnya.
“Kondisi tersebut turut mempengaruhi kenaikan harga semen di sejumlah wilayah Aceh, sehingga diperlukan langkah cepat untuk menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga di pasaran,” kata Nurlis.
Untuk mengatasi kekurangan pasokan, PT SBA akan menambah jam operasional Terminal Pengisian Krueng Geukuh II dari sebelumnya 16 jam menjadi 24 jam per hari.
SBA juga menambah pasokan semen curah dari luar Aceh melalui tiga kapal pengiriman. Kapal pertama telah bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh pada 2 Agustus 2026.
General Manager PT SBA, R. Adi Santosa mengatakan, pengiriman berikutnya akan dilakukan secara bertahap selama Agustus 2026 untuk memastikan ketersediaan semen tetap terjaga di Aceh.
“Pengiriman pasokan melalui kapal berikutnya akan terus dilakukan secara bertahap selama bulan Agustus 2026 untuk memastikan ketersediaan semen di Aceh tetap terjaga,” katanya.
Selain semen curah, SBA juga akan menambah pasokan semen dalam bentuk sak dari luar Aceh untuk menutupi kekurangan kebutuhan semen di Aceh.
Sementara itu, Pemerintah Aceh menyiapkan data terkait harga dan kebutuhan semen di setiap kabupaten/kota. Data tersebut akan digunakan dalam evaluasi untuk menjaga ketersediaan sekaligus mengendalikan harga semen.
Pemerintah Aceh juga mengimbau distributor menjaga ketersediaan dan pengendalian harga semen agar tidak terjadi kenaikan harga di tingkat pengecer.
Pemerintah Aceh bersama PT SBA dan pemangku kepentingan terkait akan terus melakukan evaluasi untuk memastikan pasokan semen tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat serta pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh tidak mengalami kendala.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....