UTU Kembangkan Pupuk Organik Eceng Gondok

  • 29 Jul 2026 14:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - – Tim peneliti Universitas Teuku Umar (UTU) mengembangkan pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Ketua Tim Peneliti Program Bestari Sains dan Teknologi, Dr. Khairun Nisa, SP., M.P., mengatakan eceng gondok yang selama ini dianggap gulma perairan justru memiliki kandungan unsur hara yang tinggi dan berpotensi menjadi bahan baku pupuk organik berkualitas.

“Eceng gondok memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang cukup tinggi sehingga sangat baik dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos,” ujarnya dalam program Melaboh Menyapa di RRI Meulaboh, selasa 28 agustus 2026.

Menurutnya, penelitian tersebut merupakan bagian dari program riset yang didukung LPDP dan menjadi salah satu dari sedikit proposal yang lolos pendanaan nasional di Aceh.

Selain menghasilkan pupuk organik, program tersebut juga melibatkan kelompok tani dan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) untuk mengelola produksi dan pemasaran kompos secara berkelanjutan.

Khairun Nisa menjelaskan pemanfaatan eceng gondok dapat membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus menekan biaya produksi pertanian.

Saat ini tim peneliti bersama masyarakat masih berada pada tahap sosialisasi dan pengumpulan bahan baku. Selanjutnya akan dilakukan pelatihan pembuatan kompos serta pendampingan pengelolaan usaha berbasis masyarakat.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi model pengembangan ekonomi desa yang memanfaatkan potensi lokal sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan di Aceh Barat.

“Harapannya bukan hanya menghasilkan pupuk organik, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....