Yayasan Astra-YDBA Dampingi 2.030 UMKM Naik Kelas ke Rantai Pasok Industri
- 09 Jul 2026 01:36 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Jakarta – Memasuki usia ke-46 tahun, Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) terus memperkuat pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional.
Hingga 2026, Yayasan Astra–YDBA telah mendampingi sebanyak 2.030 UMKM aktif yang tersebar di 21 wilayah Indonesia. Pembinaan dilakukan melalui penguatan mentalitas usaha, peningkatan kapabilitas bisnis, serta pemenuhan standar Quality, Cost, and Delivery (QCD) agar UMKM mampu memenuhi kebutuhan industri.
Salah satu UMKM binaan yang berhasil berkembang adalah PT Kawani Tekno Nusantara, perusahaan manufaktur dan fabrikasi asal Bandung. Perusahaan tersebut telah mendapatkan pendampingan sejak sekitar 1990 dan kini berpeluang menjadi bagian dari rantai pasok Grup Astra.
Direktur PT Kawani Tekno Nusantara, Yadi Nugraha, mengatakan tantangan terbesar dalam bisnis manufaktur berbasis job order adalah kemampuan beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pelanggan.
"Tantangan terbesar dalam bisnis job order seperti kami adalah harus selalu siap menghadapi perubahan setiap saat. Justru dari situ kami terus berupaya melakukan inovasi agar biaya produksi lebih efisien dan profit meningkat," ujarnya.
General Manager PT Kawani Tekno Nusantara, Amjad Nugraha, menambahkan pendampingan Yayasan Astra–YDBA telah mendorong transformasi perusahaan dari sistem konvensional menuju digital, mulai dari manajemen, pengendalian mutu hingga proses produksi.
Melalui Program Development bagi UMKM Manufaktur yang dikembangkan bersama enam Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra, Kawani memperoleh pelatihan, pendampingan, dan asesmen untuk memenuhi standar industri. Evaluasi akhir program dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Jika memenuhi seluruh persyaratan, Kawani berpeluang bergabung dalam rantai pasok Grup Astra. Pada 2025, nilai pasokan produk dan jasa dari UMKM binaan Yayasan Astra–YDBA kepada Grup Astra mencapai Rp4,9 triliun.
Selain mendampingi ribuan UMKM, hingga akhir 2025 Yayasan Astra–YDBA telah melahirkan 449 UMKM Mandiri yang tergabung dalam Advance Club, menciptakan 1.688 lapangan kerja baru, serta menopang 12.394 tenaga kerja di berbagai daerah.
Ke depan, Yayasan Astra–YDBA berkomitmen memperluas pembinaan UMKM melalui peningkatan jumlah UMKM aktif, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta mewujudkan visi sebagai National Center of Excellence dalam pengembangan UMKM di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....