Harga Plastik di Meulaboh Melonjak Hingga 75 Persen
- 27 Apr 2026 17:39 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Harga plastik di wilayah Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 75 persen dalam satu bulan terakhir. Kenaikan ini dikeluhkan para pelaku usaha maupun masyarakat yang sangat bergantung pada penggunaan plastik untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang pemilik toko plastik di kawasan Jalan Nasional Meulaboh, Harisma, Senin 27 April 2026, mengatakan bahwa hampir seluruh jenis plastik mengalami kenaikan harga. Mulai dari kantong kresek warna putih, hitam, hingga cup plastik semuanya terdampak.
Menurutnya, pasokan barang yang berasal dari Medan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga. “Semua jenis plastik naik. Sudah sekitar satu bulan terakhir kenaikannya mencapai 75 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi ini membuat para pembeli mulai mengeluh bahkan merasa terbebani. Plastik yang sebelumnya menjadi kebutuhan murah dan mudah dijangkau, kini justru menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha kecil, seperti pedagang makanan.
Lebih lanjut, Harisma memprediksi harga plastik masih berpotensi terus mengalami kenaikan. Hal ini diduga dipicu oleh kondisi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada harga bahan baku plastik, yakni biji plastik.
“Selama situasi geopolitik belum stabil, harga bahan baku kemungkinan masih naik, sehingga harga plastik juga ikut terdorong,” jelasnya.
Sementara itu, seorang konsumen bernama Malisa mengaku kebingungan menghadapi kenaikan harga tersebut. Ia yang menjalankan usaha rumah makan sangat bergantung pada kantong plastik untuk membungkus makanan.
“Kami bingung harus bagaimana. Kalau harga dinaikkan, pelanggan bisa berkurang. Tapi kalau tidak dinaikkan, kami rugi,” ungkapnya.
Kenaikan harga plastik ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha mikro di Meulaboh, yang kini harus mencari strategi agar tetap bertahan di tengah tekanan biaya operasional yang semakin meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....