Bisnis Telur Ayam Kampung Dinilai Menjanjikan di Aceh Barat
- 06 Apr 2026 10:35 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Usaha ternak ayam kampung petelur dinilai memiliki prospek cerah di Kabupaten Aceh Barat. Tingginya permintaan pasar membuat harga telur ayam kampung tetap stabil di kisaran Rp3.000 per butir di tingkat kedai maupun pasar.
Peternak ayam kampung di Desa Meureubo, Imran, mengatakan usaha tersebut relatif menguntungkan karena didukung permintaan yang terus meningkat.
“Pasarnya cukup bagus, jadi beternak ayam kampung petelur ini tidak merugikan. Permintaan telur masih tinggi,” ujar Imran, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, produktivitas ayam kampung sangat bergantung pada kondisi kesehatan dan pemberian pakan yang tepat, termasuk suplemen dan vitamin. Dalam kondisi normal, ayam kampung dapat bertelur secara rutin setiap hari.
Ia menjelaskan, satu siklus bertelur biasanya berlangsung selama sekitar 20 hari dengan jumlah produksi mencapai 20 butir, sebelum ayam memasuki masa istirahat. Untuk ayam kampung yang berkembang biak secara alami dengan pejantan, masa tidak bertelur dapat berlangsung hingga dua pekan sebelum kembali produktif.
Sementara itu, ayam kampung petelur yang dikelola secara intensif tanpa pejantan, dengan pengaturan pakan yang baik, dapat menghasilkan telur lebih konsisten hingga memasuki masa tidak produktif.
Imran menambahkan, peluang pasar telur ayam kampung semakin terbuka, terutama dari sektor usaha kuliner seperti warung kopi dan kafe yang membutuhkan bahan baku untuk berbagai menu olahan.
“Banyak warung kopi dan kafe yang membutuhkan telur ayam kampung, misalnya untuk bahan pembuatan makanan dan minuman,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, usaha ternak ayam kampung petelur dinilai masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Aceh Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....