Pabrik Karet Lokal Perkuat Hilirisasi Perkebunan Aceh Barat

  • 06 Feb 2026 22:53 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kehadiran pabrik pengolahan karet lokal di Aceh Barat dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat industri hilir perkebunan karet di wilayah barat Aceh. Beroperasinya pabrik pengolahan karet PT Potensi Bumi Sakti (PBS) membuka rantai nilai baru yang lebih efisien, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pasar luar daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Program Dialog Meulaboh Menyapa edisi Kamis, 5 Februari 2025, yang membahas peran pabrik karet lokal dalam mendorong perputaran ekonomi daerah. Pabrik PBS yang berlokasi di Desa Glee Siblah, Kecamatan Woyla Induk, Aceh Barat, saat ini menjadi satu-satunya pabrik pengolahan crumb rubber di Provinsi Aceh.

External Relations Manager PT Potensi Bumi Sakti, Ir. Bambang Sebastiar, mengatakan pabrik yang mulai beroperasi sejak Juli 2024 tersebut dirancang untuk mendekatkan industri pengolahan dengan sumber bahan baku. Dengan demikian, petani tidak lagi harus menjual bokar ke luar daerah seperti Medan, Sumatera Utara.

“Pasokan bahan olah karet rakyat dari Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Nagan Raya terus menunjukkan tren peningkatan, meskipun masih belum memenuhi kapasitas optimal pabrik. Saat ini, kapasitas produksi mencapai lima ton karet kering per jam atau sekitar 200 ton bahan baku basah per hari,” ucapnya.

“Hingga saat ini pasokan bahan baku karet ke pabrik masih berada di bawah target yang diharapkan. Meski demikian, saya yakin kebutuhan bahan baku tersebut ke depan dapat terpenuhi, khususnya oleh para petani karet di Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Nagan Raya, bahkan dari seluruh wilayah Aceh.

Menurut Bambang, pihak perusahaan juga membuka peluang pasokan dari luar Aceh sepanjang memenuhi ketentuan dan aturan yang berlaku di pabrik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama pendirian pabrik karet di Aceh Barat adalah untuk membantu petani karet lokal agar tidak lagi harus menjual hasil panen ke luar daerah dengan biaya transportasi yang tinggi.

Dari sisi operasional, Bagus selaku bagian pembelian bahan olah karet rakyat (bokar) di PT Potensi Bumi Sakti menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir tren penjualan bokar oleh para supplier ke pabrik lokal menunjukkan peningkatan yang cukup positif. Seiring berjalannya waktu, para pemasok dari Aceh Barat maupun daerah lain mulai memiliki keinginan kuat untuk menjual hasil panen karet mereka langsung ke PT PBS.

Menurutnya, pihak perusahaan terus mengimbau para supplier agar mengantar bokar ke pabrik lokal sebagai upaya menghidupkan dan menggerakkan perekonomian daerah. Pasalnya, sekitar 80 persen tenaga kerja di PT PBS merupakan warga lokal Aceh, sehingga setiap transaksi penjualan bokar secara tidak langsung turut memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Ia menambahkan, selain memperoleh keuntungan secara ekonomi, para supplier juga merasakan kebanggaan tersendiri karena ikut berperan dalam mendukung pertumbuhan industri karet di Aceh. Hal tersebut menjadi poin penting yang selalu ditekankan kepada para pemasok, bahwa menjual bokar ke pabrik lokal tidak hanya soal harga, tetapi juga tentang sumbangsih nyata bagi daerah.

Bagus menyebutkan, tren peningkatan pembelian bokar paling terlihat pada Januari lalu, yang menjadi salah satu bulan dengan volume pembelian tertinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Dari data internal perusahaan, peningkatan pembelian dari Desember ke Januari berada pada kisaran 10 hingga 20 persen, yang menunjukkan pertumbuhan secara bertahap namun konsisten.

“Tren positif tersebut terus berlanjut hingga awal Februari, ditandai dengan meningkatnya frekuensi pengiriman bokar oleh para supplier. Jika sebelumnya sebagian pemasok hanya mengirim sekali dalam sepekan, kini banyak yang meningkatkan pengiriman menjadi dua kali dalam seminggu,” ucapnya.

Dampak positif tersebut dirasakan langsung oleh petani dan pemasok bokar. Haji Malim Muda, supplier bokar asal Nagan Raya, menilai keberadaan pabrik karet di Aceh Barat telah meningkatkan kepastian pasar dan semangat petani dalam mengelola kebun karet. Ia menyebut harga yang ditawarkan bersaing dengan pasar luar daerah, namun lebih menguntungkan karena biaya angkut lebih rendah.

Hal serupa disampaikan Mahdi, pemasok bokar asal Aceh Jaya. Menurutnya, jarak distribusi yang lebih dekat membuat pengiriman karet menjadi lebih aman dan efisien, sekaligus mengurangi risiko kerugian selama perjalanan.

Ke depan, PT Potensi Bumi Sakti juga merencanakan penguatan sektor hulu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Program tersebut meliputi bantuan bibit karet, rehabilitasi kebun karet tua, serta penguatan kemitraan dengan kelompok tani guna meningkatkan produktivitas dan kualitas bokar.

Melalui pengembangan industri pengolahan karet lokal, diharapkan sektor perkebunan karet di Aceh Barat dan sekitarnya tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh sebagai penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....