Masyarakat Aceh Barat Keluhkan Tingginya Harga Cabai pascabanjir

  • 29 Nov 2025 09:59 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Meulaboh, Aceh Barat, kembali melonjak tajam. Berdasarkan pantauan pada Sabtu, 29 November 2025, harga eceran cabai merah besar mencapai Rp200.000 per kilogram, begitu pula harga cabai rawit yang ikut meroket hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan signifikan ini dikeluhkan para pembeli, salah satunya Armawati, warga Meulaboh yang ditemui di Pasar Tradisional Meulaboh.

Menurut Armawati, lonjakan harga tersebut terjadi dalam waktu sangat singkat. Dua hari sebelumnya, ia masih bisa membeli cabai merah maupun cabai rawit seharga Rp150.000 per kilogram. Namun memasuki akhir pekan, harga tiba-tiba menembus Rp200.000, sehingga membuat banyak ibu rumah tangga dan pedagang kecil mengeluh karena beban belanja dapur semakin berat.

“Dua hari kemarin masih bisa dapat seratus lima puluh ribu per kilo. Tapi hari ini sudah naik jadi dua ratus ribu rupiah, baik cabai rawit kecil maupun cabai merah besar,” ujar Armawati dengan nada heran.

Ia menambahkan, para pedagang di pasar juga tidak dapat memastikan kapan harga cabai akan kembali stabil. Menurutnya, kenaikan ini diduga kuat dipicu oleh bencana alam dan banjir yang melanda beberapa wilayah penghasil cabai di Aceh. Kondisi lahan pertanian yang tergenang air serta terganggunya jalur distribusi diduga menjadi penyebab utama pasokan cabai berkurang drastis dalam beberapa hari terakhir.

“Kemungkinan karena banjir. Banyak daerah kiriman cabai terdampak banjir, jadi pasokan berkurang. Kami sebagai pembeli mau tidak mau harus tetap membeli walaupun harganya tinggi,” tambahnya.

Hingga saat ini, pedagang di Pasar Meulaboh masih menunggu pasokan baru dari sejumlah sentra produksi. Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah mitigasi agar harga kebutuhan pokok, khususnya cabai, tidak terus meroket dan semakin membebani masyarakat menjelang akhir tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....