Bupati Aceh Barat Percepat Penanganan Kekeringan, Distribusikan 200 Unit Pompa Ai

  • 29 Jul 2026 14:06 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh-Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., didampingi Kepala Dinas Pertanian, meninjau langsung kondisi lahan persawahan yang terdampak kekeringan sekaligus menyerahkan bantuan mesin pompa air beserta selang kepada kelompok tani di Desa Cot Amun dan Desa Masjid Baro, Kecamatan Samatiga, Selasa 28, Juli 2026

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap para petani yang menghadapi kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tarmizi mengatakan bahwa keterbatasan sumber air masih menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani, terutama saat musim kemarau yang berpotensi menyebabkan gagal panen.

"Untuk mengatasi persoalan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat telah menyiapkan sebanyak 200 unit pompa air yang akan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah wilayah persawahan. Penyalurannya dilakukan berdasarkan skala prioritas, khususnya pada lahan yang memiliki sumber air dan memungkinkan dimanfaatkan melalui bantuan pompa tersebut sehingga penggunaannya benar-benar efektif," ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, penyerahan bantuan di Kecamatan Samatiga merupakan tahap awal dari pendistribusian pompa air kepada para petani di berbagai wilayah Aceh Barat. Proses penentuan penerima dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan pemetaan oleh Dinas Pertanian bersama para penyuluh pertanian di lapangan.

"Kami berkoordinasi dengan para penyuluh pertanian. Mereka melaporkan kondisi di lapangan kepada Dinas Pertanian, kemudian dilakukan pendataan dan pemetaan untuk menentukan lokasi yang menjadi prioritas, terutama lahan yang luas dan benar-benar membutuhkan bantuan pompa air," jelasnya.

Selain bantuan pompa air, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga telah mengusulkan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Program tersebut direncanakan dilengkapi dengan tandon berukuran 10 x 15 meter serta sistem pompa yang memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi.

Di bidang penyediaan benih, Bupati juga telah menginstruksikan Dinas Pertanian agar menurunkan para penyuluh untuk mengidentifikasi varietas padi yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan sehingga dapat direkomendasikan kepada petani pada musim tanam berikutnya.

Sementara itu, Sekretaris Kelompok Tani Desa Cot Amun, Yusdiwar, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati Aceh Barat kepada para petani yang terdampak kekeringan.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Aceh Barat yang telah turun langsung melihat kondisi sawah kami. Dengan adanya bantuan pompa air ini, kami berharap besok sudah dapat mulai mengalirkan air ke sawah sehingga tanaman padi bisa kembali pulih," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....