Aceh Jaya Dukung Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil

  • 29 Jun 2025 20:46 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Calang : Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memperkuat pembangunan sosial yang inklusif melalui dukungan terhadap program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini difokuskan pada masyarakat adat di Gampong Buket Kemuneng, Kecamatan Pasie Raya, yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses terhadap pelayanan dasar dan kegiatan ekonomi produktif.

Sebagai bentuk implementasi, Pemkab Aceh Jaya bersama Kemensos RI menyalurkan bantuan pemberdayaan secara langsung kepada warga komunitas adat terpencil di desa tersebut pada Kamis (26/06/2025). Bantuan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong transformasi sosial masyarakat adat agar menjadi lebih mandiri, sehat, dan sejahtera.

Dalam kegiatan itu, Bupati Aceh Jaya Safwandi, S.Sos, bersama Ketua DPRK Aceh Jaya menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan rumah tangga kepada masyarakat. Ini menjadi langkah awal dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang hidup di wilayah terpencil.

Keduanya juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Serbaguna yang akan difungsikan sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan komunitas. Pembangunan ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui ruang interaksi dan pembelajaran.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi bantuan pembangunan sarana sanitasi dan air bersih sebagai bagian dari pemenuhan infrastruktur dasar. Selain itu, bantuan ekonomi berupa bebek petelur dan pakan juga diserahkan sebagai bentuk dukungan usaha produktif berbasis rumah tangga.

Bupati Safwandi menyampaikan bahwa kehadiran negara dalam komunitas adat terpencil harus diwujudkan melalui program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong perubahan berbasis kearifan lokal.

“Program ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan proses berkelanjutan untuk membangun kemandirian masyarakat. Kita ingin masyarakat adat mampu berdiri tegak dan tidak tertinggal di tengah arus perubahan zaman,” ujar Safwandi.

Penyerahan bantuan juga melibatkan berbagai elemen, termasuk Ketua DPRK Aceh Jaya, para kepala dinas terkait seperti Kadis Pertanian, Kadis Sosial, Kepala Diskominsa, Kepala Disdukcapil, serta aparatur kecamatan dan gampong. Partisipasi aktif masyarakat Gampong Buket Kemuneng turut menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan ini.

Program Pemberdayaan KAT di Aceh Jaya mencakup aspek penguatan sarana dasar, peningkatan kapasitas komunitas, serta akses pada layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pemerintah berharap melalui intervensi terintegrasi ini, kualitas hidup masyarakat adat dapat meningkat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....