Warga Siumat Keluhkan Kapal Penyeberangan Tak Beroperasi

  • 28 Mei 2025 22:01 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Sinabang : Kapal penyeberangan antarpulau rute Sinabang–Pulau Siumat saat ini sudah tidak lagi dioperasikan. Selama tahun 2025, kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan tersebut belum pernah kembali berlayar.

Hal ini disampaikan oleh salah satu warga Pulau Siumat kepada RRI, Rabu (28/5/2025). Ia mengaku bahwa kapal kayu bernama KM Banawa Nusantara itu dulunya sangat membantu aktivitas warga kepulauan.

“Sudah lama tidak dioperasikan kapalnya, padahal kami sangat membutuhkannya,” ujarnya. Warga kini kesulitan membawa barang dari Sinabang ke Pulau Siumat karena harus menyewa perahu pribadi.

Sebelumnya, kapal tersebut beroperasi dua kali seminggu, yakni setiap Selasa dan Kamis. Namun kini warga merasa ditinggalkan dan harus merogoh kocek sendiri untuk biaya transportasi laut.

Ia menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap wilayah terluar seperti Pulau Siumat. Menurutnya, jika efisiensi menjadi alasan, seharusnya bukan transportasi satu-satunya yang dipotong.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue, Mulyawan Rohas, menjelaskan bahwa KM Banawa saat ini mengalami kerusakan. Mesin genset kapal rusak dan belum ada anggaran untuk memperbaikinya.

“Karena efisiensi, jadi belum bisa kita perbaiki,” kata Mulyawan. Ia menambahkan bahwa kapal sebenarnya sempat beroperasi minggu lalu namun kini hanya satu kali dalam seminggu.

Operasional kapal untuk sementara dihentikan sambil menunggu anggaran perubahan. “Kami tidak ingin memaksakan kapal berlayar jika berisiko terhadap keselamatan,” ucapnya tegas.

Dinas Perhubungan telah mengirim surat pemberitahuan kepada kepala desa sebagai informasi resmi bagi masyarakat Pulau Siumat. Laporan juga sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Simeulue, namun belum ada tindak lanjut hingga saat ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....