Minim Alat Keselamatan, Panjat Pohon Cengkeh Tewaskan Warga
- 20 Mei 2025 23:35 WIB
- Meulaboh
KBRN, Simeulue : Musim panen cengkeh kembali membawa duka di Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue. Samsudin (56), warga desa setempat, dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh dari pohon cengkeh setinggi sekitar 11 meter, Selasa (20/5/2025).
Kejadian tragis ini menambah panjang daftar korban jiwa akibat kecelakaan saat memanen cengkeh, yang kerap dilakukan dengan cara memanjat pohon tanpa perlindungan memadai. Dari informasi yang diperoleh, almarhum sempat ditolong warga namun nyawanya tidak tertolong akibat benturan keras di cabang pohon dan permukaan tanah berbatu.
Kepala Sekolah Satap Pulau Siumat, Safi’i, membenarkan bahwa Samsudin merupakan mantan Ketua Komite Sekolah. “Beliau meninggal saat memetik cengkeh dari pohonnya sendiri, ketinggian pohon sekitar 11 meter,” katanya menjelaskan.
Sekretaris Desa Pulau Siumat, Jaswanto, menyampaikan bahwa almarhum telah dimakamkan di pemakaman umum desa. Ia juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat memanen cengkeh, terutama karena sebagian besar pohon di Pulau Siumat sudah tua dan rapuh.
Namun dari sisi lain, peristiwa ini menyoroti lemahnya perhatian terhadap keselamatan kerja petani musiman di daerah-daerah terpencil. Minimnya akses terhadap alat panen modern, seperti tangga teleskopik atau pemetik buah otomatis, membuat warga masih bergantung pada teknik panjat manual berisiko tinggi.
Di samping itu, tidak adanya pelatihan keselamatan kerja atau penyuluhan dari instansi terkait menjadikan pekerjaan panjat pohon sebagai aktivitas yang kerap dianggap biasa, meskipun nyawa taruhannya. Kondisi geografis Pulau Siumat yang berbatu juga memperbesar risiko luka berat atau kematian jika terjadi kecelakaan saat panen.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa selain memperhatikan hasil panen, keselamatan petani juga harus menjadi prioritas. Sudah saatnya pemerintah daerah maupun dinas terkait memberikan intervensi dalam bentuk pelatihan keselamatan kerja dan distribusi alat bantu panen yang memadai di desa-desa terpencil seperti Pulau Siumat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....