Akses Internet Terputus, Warga Pulau Siumat Terdampak Serius

  • 18 Mei 2025 19:50 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Simeulue : Warga Desa Pulau Siumat, Kecamatan Simeulue Timur, telah lebih dari satu minggu kehilangan akses internet. Kondisi ini menyebabkan gangguan serius terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari komunikasi, pendidikan, hingga layanan keuangan berbasis digital.

Sebagian warga mengaku kesulitan melakukan pengiriman uang dan menjalankan kegiatan penting yang memerlukan koneksi internet. “Akses pembelajaran yang memerlukan digitalisasi terhenti, ini sangat disayangkan mengingat peserta didik akan melaksanakan ujian semester dua,” kata Safii, S.Pd, Kepala Sekolah SDN-SMP Satap Pulau Siumat, Minggu (18/5/2025).

Ia menambahkan, jaringan internet sangat berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan pembelajaran di sekolah. Bahkan, untuk mengakses sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah pun mengalami hambatan besar karena lemahnya sinyal.

Safii, yang juga merupakan mahasiswa Pascasarjana S2 Universitas Syiah Kuala dan Ketua Koordinator Kepala Sekolah Penggerak Kabupaten Simeulue, mendesak pihak Telkomsel serta stakeholder terkait untuk segera memperbaiki layanan. “Secepatnyalah diperbaiki, masyarakat dan dewan guru sudah resah. Apalagi kita berada di wilayah terpencil, terdepan, dan terluar (3T) Kabupaten Simeulue,” katanya tegas.

Ia menjelaskan, terputusnya jaringan Telkomsel telah menyebabkan lumpuhnya berbagai aktivitas. Pengoperasian Dapodik, pengiriman uang, dan transaksi digital masyarakat terhambat. “Bahkan orang tua yang anaknya kuliah di luar daerah mengeluh karena harus pergi ke Kota Sinabang untuk mengirim uang. Padahal sebelumnya, transaksi bisa dilakukan dari desa,” ucap Safii.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan persadian (Diskominsa) Kabupaten Simeulue, Buyung Ali Kardin, menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan keluhan ini ke Pemerintah Aceh dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). “Terganggunya jaringan internet di berbagai titik di Simeulue sudah kami laporkan,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Buyung mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Telkomsel agar segera memperbaiki jaringan, terutama dengan banyaknya laporan dari masyarakat. “Sudah kami sampaikan kepada pihak Telkomsel, karena ini menyangkut kebutuhan mendesak, terutama bagi siswa yang akan melaksanakan ujian semester,” ucapnya.

Namun hingga saat ini, jaringan internet di Desa Pulau Siumat masih belum bisa diakses, meskipun pihak Telkomsel telah menyatakan akan melakukan perbaikan. Warga berharap agar gangguan ini segera diatasi, agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....