PWNU Aceh Gelar Ngaji Warung Kopi Sambut Tahun Baru Islam

  • 13 Jun 2026 20:00 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh menggelar kegiatan silaturahmi dan pengajian “Ngaji Beut Warung Kopi” di sebuah warung kopi di Desa Kedai Aron, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Jumat malam 12Juni 2026.

Ketua Panitia, Sudirman, S.Pd.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Barat. Pengajian yang berlangsung pada Juni 2026 ini merupakan pelaksanaan yang ke-13 sejak program tersebut digagas.

“Ngaji Beut Warung Kopi ini merupakan kegiatan rutin PCNU Aceh Barat. Pada Juni 2026 ini merupakan pelaksanaan yang ke-13 dan mendapat sambutan positif dari masyarakat,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mempererat silaturahmi dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua PCNU Aceh Barat, Dr. H. Khairul Azhar, M.A., mengatakan kegiatan pengajian tersebut menghadirkan Ketua PWNU Aceh, Tgk. Faisal Ali, yang memberikan pencerahan dan tausiah keagamaan kepada para jamaah yang hadir.

Menurut Khairul Azhar, program Ngaji Beut Warung Kopi menjadi salah satu sarana dakwah yang efektif karena dilaksanakan di tempat yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Ini merupakan pengajian yang ke-13 yang dilaksanakan PCNU Aceh Barat. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pencerahan ilmu agama sekaligus memperkuat kebersamaan dalam kehidupan sosial dan keagamaan,” katanya.

Khairul Azhar berharap kegiatan tersebut dapat terus digalakkan dan mendapat dukungan dari masyarakat, khususnya warga Nahdliyin dan masyarakat Aceh Barat secara umum.

Ia menambahkan, PCNU Aceh Barat telah merencanakan pelaksanaan agenda Ngaji Beut Warung Kopi berikutnya pada periode Juli hingga September 2026 yang akan dipusatkan di Kecamatan Johan Pahlawan.

Melalui kegiatan tersebut, PCNU Aceh Barat berharap semangat syiar Islam, persaudaraan, dan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat dapat terus berkembang seiring menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....