Komite Fotografi DKAB Dorong Digitalisasi Seni Budaya Aceh Barat
- 24 Mei 2026 14:23 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Komite Fotografi Dewan Kesenian Aceh Barat (DKAB) memaparkan sejumlah program strategis dalam forum Rapat Kerja (Raker) DKAB periode 2025–2029 yang berlangsung di Aula Gedung C BKPSDM Aceh Barat, Sabtu 23 Mei 2026.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Kabid Kebudayaan Aceh Barat, jajaran pengurus DKAB, serta seluruh perwakilan komite seni di bawah Dewan Kesenian Aceh Barat.
Ketua Komite Fotografi DKAB, ARIFFAHMI, mengatakan Komite Fotografi tidak hanya berfokus pada dokumentasi kegiatan, tetapi juga memiliki visi besar dalam pengembangan arsip visual dan digitalisasi seni budaya Aceh Barat.
Menurutnya, fotografi memiliki peran penting sebagai media dokumentasi sejarah, promosi budaya, sekaligus penyimpanan identitas daerah yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Fotografi bukan hanya sekadar mengambil gambar, tetapi bagaimana karya visual mampu menjadi arsip sejarah, media promosi budaya, dan wajah Aceh Barat di masa depan,” ujar ARIFFAHMI saat memaparkan program kerja dalam forum tersebut.
Dalam draft program kerja yang disampaikan, Komite Fotografi DKAB merencanakan berbagai kegiatan, mulai dari workshop fotografi, pelatihan, hunting foto, dokumentasi event budaya, publikasi media, pameran fotografi tahunan, hingga penerbitan buku dokumentasi visual.
Selain peningkatan sumber daya manusia, Komite Fotografi juga mengusulkan pembangunan gedung galeri fotografi dan seni budaya Aceh Barat sebagai pusat dokumentasi, ruang pamer, edukasi, serta apresiasi karya seni visual daerah.
Menurut ARIFFAHMI, keberadaan galeri sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan seni visual sekaligus menjadi ruang arsip budaya yang berkelanjutan.
“Selama ini banyak dokumentasi budaya yang tersimpan secara pribadi dan tidak terarsip dengan baik. Kami berharap ke depan Aceh Barat memiliki galeri yang mampu menjadi pusat penyimpanan dan pameran karya seni budaya daerah,” katanya.
Tidak hanya itu, Komite Fotografi DKAB juga mengusulkan pembangunan website digital seni budaya Aceh Barat yang nantinya menampilkan dokumentasi seni, budaya, adat istiadat, sejarah daerah, foto kegiatan, video, artikel hingga arsip visual secara terintegrasi.
Website tersebut dirancang menjadi media publikasi modern yang dapat diakses masyarakat luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Ke depan kami ingin semua seni budaya dan adat Aceh Barat terdokumentasi secara digital melalui website. Jadi masyarakat bisa mengakses informasi budaya daerah dengan mudah, sekaligus menjadi media promosi wisata dan kebudayaan,” jelasnya.
Program tersebut mendapat apresiasi dari peserta forum karena dinilai menjadi langkah maju dalam pengembangan seni budaya berbasis teknologi serta penguatan identitas daerah melalui media visual.
Raker DKAB menjadi agenda penting dalam menyusun arah program kerja seluruh komite seni periode 2025–2029 agar mampu bergerak lebih aktif, kreatif, profesional, dan kolaboratif dalam mendukung perkembangan seni dan budaya di Kabupaten Aceh Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....