MAA Aceh Barat Gelar Pelatihan Adat Seumapa dan Seni Tradisional Aceh
- 20 Mei 2026 17:22 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat menggelar pelatihan pembinaan adat seumapa, narit maja, meunasib, dan tarian tradisional dengan tema “Bersama Kita Lestarikan Tradisi Adat Seumapa Sesuai Adat Istiadat di Kabupaten Aceh Barat”.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 19 hingga 20 Mei 2026 di aula dinas kelautan dan perikanan kabupaten setempat
Kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya dan tradisi adat Aceh agar tetap berkembang di tengah masyarakat, khususnya di kalangan maestro Aceh Barat dan moderator pelaksana kegiatan pelatihan dipimpin langsung Said Mardha Abbas, ST. M. Si dalam menjalankan kegiatan pelatihan itu
Ketua MAA Aceh Barat, Tgk H Mawardi Nyak Man, Rabu 20 Mei 2026 mengatakan adat seumapa merupakan bagian dari sastra lisan Aceh yang memiliki nilai budaya dan sosial yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Aceh.
“Adat seumapa merupakan sastra lisan Aceh dalam mengikat tali silaturahmi, menyampaikan pesan-pesan moral, dakwah kultural, serta digunakan dalam kegiatan adat perkawinan tradisi Aceh,”tuturnya.
Menurutnya, keberadaan adat seumapa perlu terus dijaga dan diwariskan agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman dan modernisasi budaya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Medya Hus, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan maestro-maestro baru dalam bidang adat seumapa sekaligus menumbuhkembangkan kembali budaya Aceh di tengah masyarakat.
“Melalui pelatihan ini kita ingin melahirkan maestro-maestro baru serta melestarikan kembali kearifan lokal budaya Aceh dalam adat perkawinan dan berbagai kegiatan adat lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan seumapa saat ini tidak hanya diterapkan dalam pesta perkawinan, namun juga dapat digunakan dalam penyambutan tamu kenegaraan maupun pejabat pemerintah yang berkunjung ke suatu daerah.
“Kita juga ingin menghadirkan pola-pola baru dalam kegiatan seumapa sehingga adat ini semakin berkembang dan tetap diminati generasi muda,” tambahnya.
Pelatihan tersebut turut diisi dengan praktik adat, penyampaian narit maja, meunasib, dan penampilan tarian tradisional Aceh sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal daerah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....