Bubur Manekro Semakin Diminati Masyarakat
- 11 Feb 2024 00:09 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Bubur Manekro semakin diminati masyarakat. Terutama karena kualitas dan cita rasanya yang begitu menggugah selera.
"Selain ada peminat, kami juga menjaga cita rasa, sehingga pelanggan semakin ramai, makanya kami masih bisa bertahan dan berkembang sampai hari ini,’’ kata Peni Adria S pemilik usaha Bubur Manekro, kepada rri.co.id. Sabtu (10/02/2024).
Bubur Manekro berganti nama yang sebelumnya nama usaha tersebut Bubur Aceh, disebabkan sebulan lebih sudah, dirinya membuka cabang di Banda Aceh juga dengan nama Bubur Manekro, agar konsumen mengetahui usaha tersebut cabang dari Meulaboh.
"Alhamdulillah baru jalan dua bulan kami buka cabang di Banda Aceh, dan rencana kami juga akan buka cabang di Nagan Raya, kami mulai buka pukul tujuh pagi, bahkan bisa sampai malam," ujar Peni.
Pengusaha kelahiran Nagan Raya yang juga Aparatur Sipil Negara yang bekerja di Puskesmas ini mengatakan, sampai saat ini kanji rumi ayam kampung masih yang paling banyak diminati konsumen, baik konsumen di Meulaboh maupun di Banda Aceh.
Usaha satu-satunya di Meulaboh ini sudah berjalan empat belas tahun lamanya dengan menyajikan enam varian rasa mulai dari harga Rp8.000 hingga Rp 15.000. Diantaranya bubur ketan hitam, bubur kacang hijau, bubur jagung, sumsum biji salak, kanji rumi udang dan kanji rumi ayam kampung.
Peni mengaku omset perharinya bisa mencapai Rp 2.000.000 sampai Rp.3.000.000 per harinya, dirinya harus mengeluarkan biaya sewa tempat Rp. 25.000.000 per dua tahun. Bubur Manekro sebelumnya awal buka di seputaran jalan Teuku Umar, tepatnya di bundaran Taman Hijrah Desa Panggong Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....