Membersihkan Telinga Dengan Cara Yang Tepat

  • 18 Sep 2024 00:02 WIB
  •  Meulaboh

KBRN Meulaboh: Kotoran telinga atau serumen merupakan gumpalan lunak berwarna kekuningan yang dihasilkan secara alami oleh kelenjar minyak di telinga. Serumen tersebut memiliki struktur yang berbeda-beda, ada yang berstruktur padat, lunak hingga cair.

Banyak yang belum menyadari bahwa serumen sebenarnya memiliki berbagai fungsi yang baik, yakni untuk melindungi telinga, menghambat perkembangan kuman, menangkap debu, dan menghalau masuknya air ke telinga. Bahkan, tidak sedikit yang menyalahartikan hal ini sebagai kotoran yang harus segera dibersihkan.

Pada dasarnya, telinga memiliki mekanismenya sendiri untuk mengeluarkan kotoran di dalamnya. Ketika terjadi pergerakan otot-otot wajah, perlahan-lahan serumen telinga akan terdorong keluar.

Sehingga, Anda tidak perlu membersihkannya sampai ke bagian dalam, cukup bersihkan sekitar liang luar dengan kapas/tisu. Namun, jika dirasa mengganjal/gatal dan ingin mengeluarkan kotoran, Anda disarankan menerapkan cara membersihkan telinga yang benar dan aman.

Berikut penjelasannya yang kami kutip dari siloamhospital.com Selasa(17/9/2024).

1. Menggunakan Obat Tetes Telinga

Cara membersihkan telinga dengan benar yang pertama adalah menggunakan obat tetes telinga. Obat tersebut dapat melunakkan gumpalan kotoran sehingga akan lebih mudah dikeluarkan.

Obat tetes telinga bisa didapatkan secara bebas di apotek, namun akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai anjuran yang tepat dalam penggunaannya,terutama jika sedang mengalami infeksi telinga atau pernah menjalani operasi telinga.

2. Menggunakan Minyak Zaitun

Penumpukan serumen atau yang dikenal juga dengan earwax bisa terjadi karena bagian dalam telinga terlalu kering. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat melembapkan serumen dan bagian dalam telinga dengan minyak zaitun. Caranya yaitu meneteskan minyak sebanyak satu tetes ke telinga yang mengalami gangguan.

Dibandingkan dengan obat tetes telinga, cara ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk melunakkan serumen hingga dapat keluar dengan sendirinya. Meski begitu, minyak zaitun jarang menyebabkan alergi atau iritasi sehingga lebih aman digunakan. Anda dapat menerapkan cara ini secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Melakukan Pemeriksaan ke Dokter THT

Cara membersihkan telinga yang paling baik dan efektif adalah langsung mengunjungi dokter THT agar mendapatkan perawatan telinga secara profesional. Dokter akan menggunakan alat sedot khusus (suction) untuk mengeluarkan kotoran telinga.

Biasanya dokter juga akan meresepkan obat-obatan, seperti peroksida karbamid apabila penumpukan kotoran telinga terus berulang. Anda disarankan melakukan pemeriksaan telinga setidaknya enam bulan sekali untuk menjaga kesehatan telinga.

Hal yang Harus Dihindari saat Membersihkan Telinga

Beberapa kesalahan dalam cara membersihkan telinga yang perlu dihindari namun jarang disadari adalah sebagai berikut.

1. Menggunakan Cotton Bud

Menggunakan cotton bud merupakan cara membersihkan telinga yang masih sering diterapkan oleh banyak orang. Padahal, cotton bud atau alat pengorek telinga lainnya justru perlu dihindari karena dapat menyebabkan kotoran semakin terdorong ke dalam bahkan berisiko tersangkut di telinga.

2. Membersihkan Telinga Terlalu Sering

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, telinga memiliki mekanismenya sendiri untuk menghilangkan kotoran dari dalam. Sehingga, Anda tidak perlu terlalu sering membersihkannya. Anda hanya disarankan membersihkan telinga apabila merasakan beberapa kondisi berikut:

-Timbul bau tidak sedap dari telinga.

-Telinga terasa nyeri.

-Telinga berdenging.

-Merasakan sensasi penuh di telinga.

-Pusing dan batuk.

3. Menggunakan Ear Candle

Ear candle merupakan teknik membersihkan telinga menggunakan lilin untuk mengangkat serumen atau kotoran lainnya yang terdapat di dalam telinga. Ear candle dilakukan oleh terapis dengan memasukkan ujung lilin ke dalam telinga dan menyalakan api di ujung lainya.

Namun, hingga saat ini ear candle belum terbukti efektif untuk membersihkan liang telinga. Selain itu, penggunaan ear candle sendiri berisiko menyebabkan luka bakar karena menggunakan api, sehingga cukup berbahaya jika dilakukan tanpa menggunakan teknik yang benar.

-Gangguan Akibat Telinga Kotor

-Apabila kotoran telinga sudah menumpuk dan terasa tidak nyaman, maka kondisi ini perlu ditangani dengan tepat. Kotoran telinga yang menumpuk dapat menyebabkan beberapa gangguan pada telinga, di antaranya:

-Telinga terasa nyeri dan tak kunjung sembuh.

-Gangguan pendengaran.

-Telinga terasa gatal dan berdenging.

-Infeksi telinga bagian tengah (otitis media).

-Infeksi saluran telinga luar (otitis eksterna).

-Gendang telinga pecah.

-Terbentuknya lubang pada gendang telinga.

Apabila Anda merasakan keluhan yang tidak nyaman pada telinga, seperti rasa nyeri atau gatal yang berlangsung terus-menerus, segera kunjungi dokter agar masalah anda cepat teratasi.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....