Sekolah di Pelosok Bukan Penghalang Pelajar Aceh Barat Berprestasi
- 29 Sep 2026 17:16 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Keterbatasan lokasi sekolah tidak menjadi penghalang bagi pelajar Aceh Barat untuk menunjukkan kemampuan di tingkat internasional. Hal itu terlihat dari pengalaman peserta APOC Malaysia 2026 yang mendapat kesempatan berkompetisi dan berinteraksi dengan pelajar dari berbagai daerah dan negara.
Kepala SMAN 1 Woyla Barat, Nurhayani, S.Pd., M.Si., mengatakan pengalaman tersebut menjadi kesempatan penting bagi siswa, khususnya mereka yang baru pertama kali mengikuti kompetisi internasional.
Menurutnya, keikutsertaan dalam APOC tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga memberikan pengalaman kepada siswa dalam berkomunikasi, beradaptasi, mengenal budaya lain, serta membangun kepercayaan diri.
“Jadi selama ada kemauan, kerja keras, dukungan dan kesempatan, anak-anak kita juga mampu bersaing dan membawa nama baik sekolah, daerah, bahkan Indonesia,” ujar Nurhayani.
Ia menilai kesempatan bagi siswa untuk mengikuti kompetisi perlu terus dibuka agar mereka memiliki ruang untuk mengembangkan potensi. Dukungan tersebut, kata dia, membutuhkan kerja sama antara siswa, guru, orang tua, sekolah, pemerintah daerah dan masyarakat.
Nurhayani juga berharap pengalaman yang diperoleh siswa selama berada di lingkungan internasional dapat menumbuhkan keberanian untuk terus belajar dan tidak membatasi cita-cita hanya karena berasal dari sekolah yang berada di wilayah pelosok.
Pengalaman mengikuti APOC Malaysia 2026 sekaligus menjadi ruang bagi pelajar untuk melihat kemampuan mereka dalam lingkungan yang lebih luas dibandingkan kompetisi di tingkat daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....