WhatsApp Ramai-Ramai Blokir Akun, Ini Penyebab dan Cara agar Tidak Terkena Tinjau
- 07 Sep 2026 18:11 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Pengguna WhatsApp kembali dibuat resah setelah banyak akun tiba-tiba mendapatkan notifikasi “Akun sedang ditinjau” hingga tidak dapat menggunakan WhatsApp. Fenomena ini terjadi di sejumlah pengguna, termasuk Indonesia, dan membuat sebagian pengguna khawatir akunnya ikut terkena pemblokiran.
Dilansri RRI dari berbagai sumber, pada Agustus 2026, WhatsApp mengakui adanya kesalahan sistem yang menyebabkan sejumlah akun pengguna terblokir. WhatsApp menyebut sistem mereka secara otomatis mendeteksi aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan, tetapi dalam kasus tertentu sistem tersebut dapat melakukan kesalahan.
Meski demikian, tidak semua pemblokiran terjadi akibat kesalahan sistem. WhatsApp memang melakukan pemblokiran terhadap akun yang terindikasi melakukan spam, penipuan, pengiriman pesan otomatis maupun pesan dalam jumlah besar.
Mengapa akun WhatsApp bisa terkena tinjauan? Salah satu penyebab utama adalah aktivitas yang terlihat seperti spam.
WhatsApp secara resmi menyatakan bahwa pengguna yang melakukan spam, pesan otomatis, atau pengiriman pesan secara massal dapat dikenai pemblokiran.
Beberapa aktivitas yang berpotensi membuat akun masuk pemeriksaan antara lain:
- Mengirim pesan yang sama kepada banyak nomor dalam waktu singkat.
- Menghubungi banyak orang yang tidak mengenal atau tidak menyimpan nomor kita.
- Menggunakan bot atau sistem otomatis untuk mengirim pesan.
- Menggunakan aplikasi WhatsApp tidak resmi atau aplikasi modifikasi.
- Mengirim promosi secara berlebihan.
- Mendapat banyak laporan atau pemblokiran dari pengguna lain.
- Akun diretas dan kemudian digunakan untuk mengirim spam tanpa sepengetahuan pemilik.
Karena sebagian proses deteksi dilakukan secara otomatis, akun yang sebenarnya tidak berniat melakukan spam pun dapat terkena false positive atau salah deteksi. Kondisi seperti ini juga diakui WhatsApp dalam kasus pemblokiran yang terjadi baru-baru ini.
Pengguna tidak memiliki cara untuk menjamin akun 100 persen bebas dari pemblokiran, tetapi risiko dapat dikurangi dengan menggunakan WhatsApp secara normal.
1. Hindari mengirim pesan massal secara berlebihan
Jangan mengirim pesan yang sama kepada puluhan atau ratusan orang secara bersamaan, terutama kepada orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan Anda.
2. Jangan menggunakan bot atau aplikasi otomatis ilegal
Program yang secara otomatis mengirim pesan dalam jumlah besar dapat membuat aktivitas akun terlihat seperti spam.
3. Gunakan aplikasi WhatsApp resmi
Hindari WhatsApp modifikasi atau aplikasi pihak ketiga yang menawarkan fitur tambahan tidak resmi.
4. Jangan melakukan spam promosi
Jika menggunakan WhatsApp untuk bisnis, kirim informasi kepada pelanggan yang memang mengharapkan komunikasi tersebut. Hindari mengirim promosi berulang kepada orang yang tidak pernah meminta informasi.
5. Perhatikan keamanan akun
Aktifkan verifikasi dua langkah dan jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun. Jika akun berhasil diambil alih, pelaku dapat menggunakannya untuk mengirim spam dan membuat akun pemilik terkena pembatasan.
6. Hindari aktivitas yang memicu banyak laporan
Jika banyak penerima memilih memblokir atau melaporkan sebuah akun, aktivitas tersebut dapat menjadi salah satu sinyal yang diperhatikan sistem WhatsApp.
Bagaimana jika muncul tulisan “Akun sedang ditinjau”?
Jika pengguna merasa tidak melakukan pelanggaran, jangan langsung panik.
Gunakan tombol “Minta Tinjauan” (Request Review) yang muncul di aplikasi WhatsApp. WhatsApp menyediakan mekanisme resmi untuk mengajukan peninjauan apabila pengguna merasa akun diblokir secara keliru.
Pengguna sebaiknya tidak membayar seseorang yang mengaku memiliki “jasa unban WhatsApp”. Jangan pula memberikan OTP, PIN, atau kode verifikasi kepada pihak tersebut.
Dalam kasus pemblokiran massal yang terjadi sebelumnya, pakar keamanan siber juga mengingatkan bahwa tawaran jasa membuka blokir dapat menjadi modus penipuan atau pengambilalihan akun.
Jangan langsung hapus akun atau ganti nomor
Ketika akun sedang ditinjau, pengguna sebaiknya mengikuti prosedur resmi WhatsApp terlebih dahulu. Jangan terburu-buru melakukan tindakan yang justru dapat menyulitkan proses pemulihan.
Jika pemblokiran terjadi karena kesalahan sistem, penyelesaian harus dilakukan melalui mekanisme WhatsApp. Tidak ada aplikasi pihak ketiga yang dapat menjamin akun akan terbebas dari pemblokiran.
Maraknya akun WhatsApp yang terkena peninjauan menunjukkan bahwa sistem keamanan platform semakin ketat dalam mendeteksi aktivitas yang dianggap sebagai spam atau penyalahgunaan.
Namun, pengguna tidak perlu langsung berasumsi bahwa setiap pemblokiran disebabkan oleh pelanggaran. WhatsApp sendiri telah mengakui bahwa kesalahan sistem dapat terjadi dan sejumlah akun yang terdampak sedang dipulihkan.
Cara paling aman adalah menggunakan aplikasi WhatsApp resmi, menghindari spam dan pesan massal, tidak menggunakan bot atau aplikasi modifikasi, serta memanfaatkan fitur Minta Tinjauan apabila akun terkena blokir secara keliru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....