Daun Bunga Taik Ayam Masih Dipercaya Redakan Sakit Perut dan Kembung
- 30 Agt 2026 10:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Tanaman yang kerap dianggap sebagai gulma ternyata masih dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional untuk berbagai keluhan pencernaan.Di tengah semakin mudahnya masyarakat mendapatkan obat modern, tanaman bunga taik ayam masih memiliki tempat tersendiri dalam pengobatan tradisional.
Daunnya sejak dahulu dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai ramuan untuk membantu meredakan sakit perut, perut kembung, hingga gangguan pencernaan ringan. Bunga taik ayam yang dikenal dengan nama ilmiah Tagetes memiliki aroma khas yang cukup kuat.
Dilansir RRI dari berbagai sumber, tanaman ini mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan sering tumbuh di pekarangan, kebun, maupun lahan terbuka. Kemudahan mendapatkannya membuat, tanaman tersebut tetap digunakan secara turun-temurun.
Dalam praktik pengobatan tradisional, daun bunga taik ayam biasanya dicuci terlebih dahulu, kemudian direbus untuk diambil airnya. Ada pula masyarakat yang mengolahnya dengan cara lain sesuai kebiasaan yang diwariskan dari generasi sebelumnya.
Bagi sebagian masyarakat, ramuan tersebut dipercaya dapat memberikan rasa nyaman ketika mengalami perut kembung atau sakit perut ringan. Pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman ini juga menjadi bagian dari warisan pengobatan tradisional yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Namun, penggunaan tanaman herbal tetap perlu dilakukan secara bijak. Tidak semua keluhan sakit perut memiliki penyebab yang sama. Sakit perut yang berlangsung lama, semakin parah, disertai muntah terus-menerus, demam, diare berat, atau terdapat darah sebaiknya segera diperiksakan kepada tenaga kesehatan.
Di tengah perkembangan dunia medis, keberadaan bunga taik ayam menunjukkan bahwa pengetahuan tentang tanaman obat tradisional masih hidup di tengah masyarakat. Bukan hanya sebagai tanaman penghias lingkungan, daun yang selama ini kerap dipandang sebelah mata ternyata masih dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan.
Meski demikian, diperlukan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk memastikan kandungan, manfaat, dosis yang aman, serta kemungkinan efek sampingnya. Dengan begitu, pemanfaatan tanaman tradisional tidak hanya berdasarkan pengalaman turun-temurun, tetapi juga dapat didukung oleh bukti ilmiah yang memadai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....