Mewujudkan Mutu Pendidikan Lebih Optimal
- 27 Agt 2026 11:29 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID , Meulaboh - Peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah dan madrasah tidak hanya diukur dari pencapaian akademik semata, tetapi juga dari pembentukan karakter,
penguatan keagamaan, serta kepedulian lingkungan.
Hal tersebut menjadi benang merah dalam dialog interaktif Meulaboh Menyapa di RRI Meulaboh yang menghadirkan Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN/MSN) 2 Aceh Barat, Sudirman, S.Pd.I., serta Kepala SMP Negeri 1 Kaway XVI, Rosmaini, S.Pd.
Pendidikan Karakter Berbasis Keagamaan dan Kurikulum Berbasis Cinta
Kepala MSN 2 Aceh Barat, Sudirman, mengungkapkan bahwa kualitas pendidikan di madrasah yang dipimpinnya terus menunjukkan tren positif.
Hal ini dibuktikan dengan penerapan pembiasaan kedisiplinan dan nilai keagamaan yang konsisten setiap pagi.
Pendidikan yang optimal itu tercapai saat proses pembelajaran di sekolah atau madrasah dapat melayani dan membantu anak berkembang secara utuh, kata Sudirman.
Beberapa terobosan karakter yang diterapkan di MSN 2 Aceh Barat antara alain .
- Kegiatan Pagi Interaktif (07.20 WIB): Pembiasaan membaca Al-Qur'an (Juz 30), surah Yasin, serta penanaman disiplin sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.
- Membaca Al-Qur'an di Awal Jam Pelajaran: Setiap pergantian atau awal pembelajaran, guru dan siswa diwajibkan membaca minimal dua ayat Al-Qur'an yang dicatat berkala di buku batas hingga seluruh siswa bisa khatam.
- Penerapan "Kurikulum Berbasis Cinta": Menekankan pada pembentukan kepribadian siswa yang bertakwa, berakhlak mulia, disiplin, dan peduli sesama.
Penguatan Muatan Lokal Agama dan Program Kebersihan di SMPN 1 Kaway XVI
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kaway XVI, Rosmaini, menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir sekolahnya berfokus membenahi dan meningkatkan kembali kualitas sekolah melalui kolaborasi erat antara kepala sekolah, guru, dan masyarakat.
Menghadapi tantangan era digital dan penggunaan smartphone pada remaja, SMPN 1 Kaway XVI mengambil langkah strategis dengan memperkuat muatan lokal (mulok) keagamaan.
Selain pelajaran agama reguler, kami tambahkan muatan lokal membaca Al-Qur'an dan tahfiz. Langkah ini kami ambil untuk membentengi karakter anak-anak dari pengaruh negatif teknologi, ujar Rosmaini.
Selain itu, sekolah ini menerapkan sistem blok untuk kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler pada hari Jumat dan Sabtu.
- Rutin Jumat: Pembacaan surah Yasin bersama, tausiah akhlak, dan dilanjutkan dengan Jumat Bersih untuk merawat lingkungan sekolah.
- Rutin Sabtu: Pembinaan bakat, minat, persiapan olimpiade akademik, serta latihan marching band (drumband).
- Keteladanan Guru: Penekanan pada hadir tepat waktu (sebelum pukul 07.30 WIB) agar guru menjadi role model nyata bagi kedisiplinan siswa.
Budaya Kepedulian Lingkungan: Program "LISA" (Lihat Sampah Ambil)
Kedua narasumber sepakat bahwa lingkungan yang bersih dan sehat merupakan fondasi utama untuk mendukung suasana belajar yang kondusif.
- Di MSN 2 Aceh Barat, digaungkan slogan "LISA" (Lihat Sampah Ambil) dan ajakan berakhlak yang berhasil menjaga kebersihan madrasah hingga mendapat apresiasi saat inspeksi dari pihak Puskesmas.
- Di *SMPN 1 Kaway XVI, pengumuman kebersihan secara rutin diimbau via pengeras suara sekolah (*mic), mendidik siswa agar terbiasa membuang sampah pada tempatnya hingga terbawa menjadi kebiasaan di rumah.
Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Meski berfokus pada karakter, pencapaian prestasi tetap berjalan seimbang. MSN 2 Aceh Barat berhasil mengukir prestasi dalam ajang Olimpiade Matematika dan Sains (OMI) hingga tingkat provinsi, serta menyapu bersih Juara 1 berbagai lomba HUT RI tingkat kecamatan (karnaval, bola mini, dan tarik tambang).
Di sisi lain, SMPN 1 Kaway XVI juga mencatatkan prestasi akademik dengan meraih Juara 2 Olimpiade Matematika dan IPA tingkat Kabupaten Aceh Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan.
Semua bagian dalam pendidikan itu penting. Melalui olahraga dan lomba, kita tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi melatih kerja sama, kekompakan, dan toleransi antar-siswa, tutup Sudirman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....